Mandi Air Dingin Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental, Ini Alasannya!

Rabu, 16 Maret 2022 | 12:03 WIB
Mandi Air Dingin Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental, Ini Alasannya!
Ilustrasi mandi air dingin (Pexels)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga kesehatan mental sejumlah orang.

Tak mengherankan, kasus kesehatan mental meningkat selama pandemi virus corona Covid-19 karena semua orang diwajibkan untuk tinggal di dalam rumah dan membatasi aktivitas sosial.

Sedangkan, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik yang perlu diperhatikan dan ditangani segera.

Masalah kesehatan mental ini biasanya diatasi dengan terapi perilaku kognitif hingga mengonsumsi obat antidepresan.

Tapi dilansir dari Times of India, para ilmuwan telah menemukan cara lain yang bebas biaya dan mudah dilakukan semua orang untuk meningkatkan kesehatan mental, seperti olahraga.

Ilustrasi cemas (Freepik/rawpixel.com)
Ilustrasi cemas (Freepik/rawpixel.com)

Olahraga membantu melepaskan endorfin dalam tubuh yang bisa meningkatkan suasana hati seseorang. Selain itu, Anda juga bisa mandi air dingin untuk meningkatkan kesehatan mental, termasuk mengatasi kecemasan.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa mandi air dingin bermanfaat bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan mental.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2020 menemukan bahwa 61 persen peserta yang mengambil bagian dalam periode 10 minggu berenang air dingin mengalami peningkatan mood yang lebih besar daripada mereka yang tidak.

Percobaan berenang air dingin ini juga sudah dilakukan di Inggris. Tetapi, hasilnya belum muncul.

Baca Juga: Virus Corona Ngamuk Lagi, China Laporkan 5.280 Kasus Covid-19 Baru Dalam Sehari

Sementara penelitian menunjukkan mandi air dingin bisa efektif, ada bukti yang masih kurang mengenai mekanisme yang tepat dan itu benar-benar disebabkan oleh berenang air dingin atau lainnya.

Profesor Mike Tipton dari University of Portsmouth berpendapat berenang air dingin membantu meningkatkan kesehatan mental, karena orang-orang menjadi lebih sering bersosialisasi atau bertemu dengan orang lain.

Sedangkan, isolasi mandiri atau berdiam diri di rumah dinilai kurang baik untuk kesehatan mental seseorang, terlebih dalam kurun waktu jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI