Kondisi Down Syndrome Dapat Terdeteksi saat Pemeriksaan USG, Apa Saja Tandanya?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 16 Maret 2022 | 14:43 WIB
Kondisi Down Syndrome Dapat Terdeteksi saat Pemeriksaan USG, Apa Saja Tandanya?
Pengidap down syndrome (Ilustrasi/shutterstock)

Suara.com - Down Syndrome atau sindrom down dapat dikenali atau dicurigai sebelum lahir berdasarkan karakteristik fisik khusus.

Ada beberapa cara untuk mendeteksinya saat menjalani tes prenatal, termasuk dari ultrasonografi (USG).

Mendeteksi Down Syndrome dari USG

Berdasarkan Verywell Health, ultrasound bekerja dengan menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar janin.

Ultrasonografi standar dilakukan antara 18 hingga 22 minggu kehamilan.

Tes kehamilan ini dapat mengungkap berbagai karakteristik fisik yang terkait dengan peningkatan risiko janin mengalami Down Syndrome.

Ilustrasi USG. (Elements Envato)
Ilustrasi USG. (Elements Envato)

Berikut 'tanda halus' dari Down Syndrome yang dapat terdeteksi dari USG:

  • Tulang femur (paha) lebih pendek dari biasanya
  • Tulang hidung yang tidak terlihat pada trimester pertama
  • Atresia duodenum atau kelainan bagian dari usus kecil duodenum. Di USG akan telrihat sebagai dua gelembung yang disebabkan oleh cairan ekstra dan pembengkakan di duodenum dan perut. Kondisi ini dapat dideteksi lebih cepat, yakni pada 18 hingga 20 minggu. Namun, biasanya tidak terlihat sampai setelah 24 minggu (6 bulan). Tanda lain dari kondisi ini selama kehamilan adalah cairan ketuban yang berlebihan. Jika atresia duodenum terdeteksi ini USG, ada risiko 30% sang janin mengalami Down Syndrome.
  • Cacat jantung tertentu
  • Penyumbatan gastrointestinal

Tanda-tanda tersebut tidak berarti bayi akan lahir dengan Down Syndrome pasti. Sekali lagi, pengujian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi diagnosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Jathilan Dicambuk Bocah Down Syndrome Saat Nari, Auto Ngacir Batal 'Ndadi'

Pemain Jathilan Dicambuk Bocah Down Syndrome Saat Nari, Auto Ngacir Batal 'Ndadi'

News | Sabtu, 05 Maret 2022 | 12:47 WIB

Victoria Secret Perdana Gandeng Model Down Syndrome untuk Koleksi Terbaru, Ini Sosoknya

Victoria Secret Perdana Gandeng Model Down Syndrome untuk Koleksi Terbaru, Ini Sosoknya

Lifestyle | Jum'at, 18 Februari 2022 | 07:00 WIB

Makin Percaya Diri, Cerita Wanita Down Syndrome yang Kini Sukses Debut Jadi Model

Makin Percaya Diri, Cerita Wanita Down Syndrome yang Kini Sukses Debut Jadi Model

Lifestyle | Sabtu, 05 Februari 2022 | 21:05 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB