Kenali Frozen Shoulder, Kondisi ketika Bahu Nyeri dan Kaku hingga Sulit Digerakkan

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Rabu, 16 Maret 2022 | 18:45 WIB
Kenali Frozen Shoulder, Kondisi ketika Bahu Nyeri dan Kaku hingga Sulit Digerakkan
Ilustrasi bahu nyeri (Freedigitalphotos.net)

Suara.com - Ada beberapa jenis kondisi yang menimbulkan gejala nyeri bahu, salah satunya frozen shoulder. Ini adalah kondisi saat area bahu nyeri dan kaku hingga penderitanya sulit menggerakkan sendi bahu atau lengan atas.

Dalam bahasa medis, frozen shoulder dapat disebut adhesive capsulitis, lapor Times of India.

"Hal ini biasa terlihat pada pasien diabetes dan pasca cedera yang tidak dapat bergerak," jelas Kepala Departemen Ortopedi dan Trauma, Rumah Sakit Multispesialis Narayana, India, Rajendra Reddy.

Dalam kondisi ini, kapsul atau lapisan penutup sendi yang menyatukan tulang menjadi tebal, kaku dan meradang sehingga mengurangi ruang untuk kepala humerus di sendi dan jangkauan gerakan.

Frozen shoulder muncul secara perlahan dan berkembang menjadi tiga tahap. Setiap tahap dapat berlangsung selama beberapa bulan.

Ilustrasi nyeri bahu (Shutterstock)
  • Tahap pertama, gerakan bahu akan terasa sakit dan pada akhirnya gerakan terbatas.
  • Tahap kedua, rasa sakit membaik tetapi gerakan menjadi lebih terbatas, kaku dan menggunakan sendi menjadi lebih sulit.
  • Tahap tiga, yang juga disebut sebagai tahap pencairan, kondisinya berkembang menjadi tekanan bahu dan berisiko akan sulit pulih.

Di tahap awal, kondisi ini dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup.

"Pola makan anti-inflamasi seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan berlemak mengandung enzim proteolitik dan asam lemak Omega 3 diketahui bermanfaat," tandas Reddy.

Reddy juga menyarankan untuk banyak bergerak dan memiliki banyak aktivitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyeri Bahu, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nyeri Bahu, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 13:09 WIB

Nyeri Bahu, Jangan Coba-coba Dipijat Ya!

Nyeri Bahu, Jangan Coba-coba Dipijat Ya!

Health | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 10:13 WIB

Awas, Stres Bisa Sebabkan Nyeri Bahu!

Awas, Stres Bisa Sebabkan Nyeri Bahu!

Health | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 09:12 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB