Demi Keuntungan Pribadi, Dokter Ini Sengaja Rusak Gigi Pasien dan Memaksa agar Bayar Lebih

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 18 Maret 2022 | 16:00 WIB
Demi Keuntungan Pribadi, Dokter Ini Sengaja Rusak Gigi Pasien dan Memaksa agar Bayar Lebih
ilustrasi operasi mulut, bibir sumbing [shutterstock]

Suara.com - Seorang dokter gigi asal Wisconsin, Amerika Serikat, baru-baru ini dinyatakan bersalah karena secara sengaja merusak gigi pasiennya demi bisnis.

Dokter gigi bernama Scott Chamolli (61) diduga menghasilkan jutaan dollar dengan sengaja mengebor atau mematahkan gigi pasiennya lalu membebankan biaya ektra untuk memperbaikinya.

Selain itu, Chamolli juga memaksa pasien untuk menjalani prosedur yang tidak perlu demi menambah keuntungannya.

Meski banyak pasien yang merasa kondisinya baik-baik saja, tetapi mereka tetap memercayai karena Chamolli berstatus sebagai tenaga medis profesional, lapor Oddity Central.

Skema Scott Chamolli baru terungkap pada 2019, ketika ia memutuskan untuk menjual usaha praktiknya. Calon pemilik baru memeriksa arsipnya dan memperhatikan jumlah prosedur yang luar biasa banyak telah dilakukan sang dokter dalam waktu tiga tahun.

Scott Chamolli (Facebook)
Scott Chamolli (Facebook)

Menurut salah satu eksekutif perusahaan asuransi, tingkat prosedur crown yang dilakukan Chamolli bisa 32 per 100 pasien.

Prosedur crown gigi atau dental crown adalah pemasangan gigi palsu di atas gigi yang rusak atau patah.

Mantan asisten Chamolli, Baily Bayer, bersaksi bahwa kantor sang dokter berubah dari ramai menjadi sangat ramai dan diminta untuk mempromosikan layanan demi meningkatkan keuntungan.

Bayer juga merasa aneh ketika sang dokter akan melakukan rontgen setelah melakukan beberapa pengeboran pada gigi pasien.

Chamolli juga sengaja menggunakan foto gigi rusak untuk ditunjukkan ke perusahaan asuransi dan membernarkan adanya prosedur crown gigi.

Prosedur tersebut hanya ditanggung sebagian oleh pihak asuransi, sehingga pasien tetap harus membayar setengahnya.

Scott Charmoli menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara, tetapi kemungkinan akan mendapat keringanan. Hukumannya dijadwalkan pada 17 Juni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hendak Gosok Gigi Sebelum Mandi, Supandi Diterkam Buaya, Alami Luka di Bagian Kaki

Hendak Gosok Gigi Sebelum Mandi, Supandi Diterkam Buaya, Alami Luka di Bagian Kaki

Kalbar | Jum'at, 18 Maret 2022 | 13:26 WIB

Sempat Viral, Bocah Rote Peniru Komentator Unjuk Gigi di Depan Pembalap MotoGP Mandalika

Sempat Viral, Bocah Rote Peniru Komentator Unjuk Gigi di Depan Pembalap MotoGP Mandalika

Jogja | Kamis, 17 Maret 2022 | 18:41 WIB

Clear Coffee, Kopi Bening Alternatif Tanpa Meninggalkan Plak Kuning pada Gigi

Clear Coffee, Kopi Bening Alternatif Tanpa Meninggalkan Plak Kuning pada Gigi

Your Say | Rabu, 16 Maret 2022 | 15:25 WIB

Terkini

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB