Array

Orangtua Ingat Ya! Kebahagiaan Anak Bukan Sekadar Prestasi Akademik

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Sabtu, 19 Maret 2022 | 03:05 WIB
Orangtua Ingat Ya! Kebahagiaan Anak Bukan Sekadar Prestasi Akademik
Ilustrasi anak (Pexels/Alexander Dummer)

Suara.com - Memiliki prestasi akademik memang bisa memberikan kebahagiaan tidak hanya pada anak, tapi juga orangtuanya.

Namun Direktur Sekolah Dasar Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Sri Wahyuningsih mengingatkan bahwa kebahagiaan harus dimaknai secara luas, bukan sekadar prestasi akademik.

"Sejatinya, kebahagiaan harus dimaknai lebih luas, tidak karena prestasi akademik atau kemampuan finansial, tapi semua yang bangkit dari diri sendiri," kata Sri dalam konferensi pers daring.

Sri mengajak para orangtua dan pengasuh untuk keluar dari pengertian bahagia yang sempit, kemudian mengajari generasi muda tentang arti kebahagiaan yang sebenarnya dengan cara memaknai hal yang terjadi dalam hidup secara lebih positif.

Anak bahagia bersama orangtuanya, keluarga. (Shutterstock)
Anak bahagia bersama orangtuanya, keluarga. (Shutterstock)

Berdasarkan survei daring terhadap 2143 responden dewasa pada Februari 2022 dari Personal Growth, 61 persen orangtua di Indonesia beranggapan bahwa prestasi akademik anak di sekolah berkontribusi penting untuk kebahagiaannya.

Kendati demikian, pandangan masyarakat tentang faktor prestasi akademik yang dianggap penting justru tidak berkontribusi secara signifikan terhadap tingkat kebahagiaan subjektif mereka. Tingkat kebahagiaan meningkat saat orang mementingkan relasi sosial dan punya pandangan bahwa kebahagiaan bisa diusahakan.

Sri mengatakan, kebahagiaan yang dirasakan anak sejak kecil akan berdampak positif terhadap tumbuh kembangnya. Anak yang bahagia akan lebih mudah bersosialisasi, punya empati, percaya diri, tumbuh kreatif dan punya keterampilan dalam memecahkan masalah. Anak yang bahagia dan dibesarkan dengan penuh cinta dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh.

"Anak yang bahagia sejak kecil akan memberi dampak positif terhadap tumbuh kembang secara kognitif, sosial maupun emosional," ujar dia.

Kebahagiaan orangtua yang ditularkan kepada anak akan melahirkan generasi emas yang berkontribusi terhadap Indonesia. Ia mendorong agar semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, sama-sama berupaya mencetak generasi muda bahagia yang kelak dapat memberikan manfaat untuk negeri. [ANTARA]

Baca Juga: Bukan Dicari, Ini 4 Cara Bentuk Kebahagiaan Sendiri!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI