Viral Gerakan Kucing Sapi Diklaim Bisa Bikin Tubuh Makin Tinggi, Dokter Olahraga: Hoaks!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 22 Maret 2022 | 13:55 WIB
Viral Gerakan Kucing Sapi Diklaim Bisa Bikin Tubuh Makin Tinggi, Dokter Olahraga: Hoaks!
Viral Gerakan Olahraga Kucing Sapi Diklaim Bisa Bikin Tubuh Makin Tinggi (TikTok)

Suara.com - Keterbukaan informasi di media sosial menimbulkan beragam berita bohong atau hoaks makin mudah tersebar. Terbaru, beredar video di TikTok mengenai gerakan olahraga kucing sapi yang diklaim bisa menambah tinggi badan.

Video yang ditonton sebanyak 2,2 juta itu menampilkan seorang perempuan melakukan gerakan dengan membentuk tubuh merangkak, lalu menaik turunkan punggung. Simak video lengkapnya di sini.

"Baru tau kalau gerakan ini bisa bikin tinggi," tertulis pada video tersebut.

Pertanyaannya, benarkah klaim tersebut? Dan apakah benar bisa menambah tinggi badan secara permanen?

Viral Gerakan Olahraga Kucing Sapi Diklaim Bisa Bikin Tubuh Makin Tinggi (TikTok)
Viral Gerakan Olahraga Kucing Sapi Diklaim Bisa Bikin Tubuh Makin Tinggi (TikTok)

Dokter spesialis keolahragaan dr. Michael Triangto, Sp.KO., menegaskan bahwa hal tersebut hoaks atau kabar bohong semata.

Bukan kucing sapi, ia menyebut gerakan cow and camel tersebut biasanya dilakukan dalam program penyembuhan kelainan postur tubuh, seperti bungkuk hingga skoliosis.

"Gerakan tersebut murni hanya melatih ruas tulang belakang yang terjadi peregangan. Peregangan itu yang memungkinkan terjadi relaksasi sehingga menjadi lebih tinggi. Tapi apakah itu menetap? Tidak," kata dokter Michael dihubungi Suara.com, Selasa (22/3/2022).

Ruas tulang belakang itu pun hanya meregang maksimal satu sentimeter, lanjut dokter Michael.

Tetapi, tidak ada tulang yang bertambah panjang sehingga penambahan tinggi badan pun tidak permanen.

Dokter Michael menyampaikan bahwa tanpa perlu melakukan gerakan tersebut, ruas tulang belakang sebenarnya bisa meregang hanya dengan berbaring atau selama tubuh beristirahat.

"Karena tinggi badan manusia itu bisa saja berubah, apakah menjadi lebih tinggi atau lebih pendek, tergantung dari waktu. Kalau sore dia melakukan ini, tentu efek pegangannya akan berkurang karena tekanan pada waktu sebelumnya (selama beraktivitas seharian)," jelasnya.

Penambahan tinggi badan akibat peregangan itu pun hanya bertahan semalam, lanjut dokter Michael. Secara normal, tinggi badan manusia bisa bertambah dan berkurang setiap hari.

Malam hari menjadi tinggi tubuh yang paling pendek. Sedangkan pagi hari, saat bangun tidur, menjadi tinggi badan yang paling tinggi.

ilustrasi mengukur tinggi badan.[Pexels]
ilustrasi mengukur tinggi badan.[Pexels]

Hal itu terjadi secara berulang, terutama pada orang-orang yang sehari-hari melakukan aktivitas dengan beban di tubuh, misalnya tentara dengan ransel besar, instruktur gym, maupun orang yang obesitas.

"Karena tekanan beban, baik dari tubuh sendiri maupun eksternal, itu akan menekan diskus atau bantalan di antara tulang belakang. Jadi kalau kita melihat, tulang belakang yang menentukan tinggi badan seseorang, itu terbentuk dari tulang-tulang ruas tulang belakang dan penghubungnya adalah dikukus atau bantalan," jelasnya.

"Kalau dia semakin mendapat tekanan tentu akan menjadi semakin pendek. Lalu pada saat dia tidur, posisi diskus akan kembali ke posisi semula. Di pagi hari dia kembali ke tinggi badan aslinya. Itu adalah kenyataan yang terjadi sehari-hari seseorang bisa berubah tinggi badannya," papar dokter Michael.

Secara teori kesehatan, tubuh manusia juga tidak bisa lagi bertumbuh tinggi setelah lewat usia 18 tahun.

Dokter Michael mengatakan, kalaupun orang dewasa merasa bertambah tinggi badannya bertambah, kemungkinan karena melakukan perbaikan postur tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Tolong Cewek Menangis Malah Dibuat Kaget Ini Mendadak Viral, 27 Juta Kali Ditonton!

Pria Tolong Cewek Menangis Malah Dibuat Kaget Ini Mendadak Viral, 27 Juta Kali Ditonton!

Your Say | Selasa, 22 Maret 2022 | 11:45 WIB

Heboh Video Seorang Pria Mirip Doni Salmanan, Warganet: Doni Salamander

Heboh Video Seorang Pria Mirip Doni Salmanan, Warganet: Doni Salamander

Your Say | Selasa, 22 Maret 2022 | 11:25 WIB

Ditilang Gegara Geber-geber Motor, Sejoli Ini Malah Ribut di Depan Polisi

Ditilang Gegara Geber-geber Motor, Sejoli Ini Malah Ribut di Depan Polisi

Your Say | Selasa, 22 Maret 2022 | 10:31 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB