Apakah Orang dengan Komorbid Tetap Wajib Mendapatkan Vaksinasi Booster?

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 28 Maret 2022 | 19:21 WIB
Apakah Orang dengan Komorbid Tetap Wajib Mendapatkan Vaksinasi Booster?
Vaksin booster lansia (Freepik)

Suara.com - Infeksi Covid-19 bisa sangat berisiko terutama bagi kelompok dengan penyakit penyerta atau komorbid. Diketahui, kelompok dengan komorbid memiliki risiko keparahan lebih tinggi saat terinfeksi Covid-19.

Sementara program vaksinasi dipercaya menjadi salah satu upaya untuk mencegah keparahan infeksi yang disebabkan oleh virus corona jenis baru tersebut.

Pertanyaannya, apakah orang fengan komorbid dan sudah mendapatkan dua dosis vaksinansi tetap wajib mendapatkan vaksin booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga?

Dikatakan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro, kelompok dengan komorbid tetap diminta mendapatkan vaksin booster.

Hal tersebut ia utarakan saat mengisi acara siaran Radio Kesehatan: Protokol Kesehatan Ramadhan dan Idulfitri 1443 H, Senin (28/3/2022).

“Bagi penderita komorbid, itu sama dengan panduan untuk melakukan vaksinasi lengkap sebelumnya. Jadi tetap diperlukan booster kalau kondisi kita sehat dan penyakitnya terkontrol,” ungkap dr. Reisa.

Namun, jika pasien komorbid ragu untuk mendapatkan vaksinasi booster, dr. Reisa menyarankan agar pasien lebih dulu melakukan konsultasi dengan dokter atau spesialis terdekat. Sehingga pasien akan mendapat afirmasi rasa aman serta kejelasan apakah bisa mendapat booster atau tidak.

“Kalau ragu-ragu, bisa konsultasi atau dokter pribadi, yang memang mengetahui kesehatan kita,” lanjut dr. Reisa.

Sebelum melakukan vaksinasi booster, penderita komorbid juga perlu membawa surat rekomendasi dari dokter untuk dibawa ke tempat vaksinasi.

“Bisa minta surat rekomendasi, supaya bisa dilakukan vaksin booster. Jadi harus tetap booster ya,” saran dr. Reisa.

Ia melanjutkan bahwa vaksin booster sangat penting bagi penderita komorbid, mengingat kelompok dengan komorbid perlu diberikan perlindungan agar terhindar dari keparahan infeksi Covid-19.

“Jadi harus segera booster. Dan booster-nya apa pilihannya, bisa disesuaikan dengan vaksin yang tersedia, yang harus sesuai dengan vaksin primer sebelumnya,” pungkas dr. Reisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Nyatakan Indonesia Akan Transisi dari Pandemi ke Endemi COVID-19, Apa Bedanya?

Menkes Nyatakan Indonesia Akan Transisi dari Pandemi ke Endemi COVID-19, Apa Bedanya?

News | Senin, 28 Maret 2022 | 18:58 WIB

Sebelum Mudik, Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Masyarakat untuk Vaksin Booster

Sebelum Mudik, Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Masyarakat untuk Vaksin Booster

Bisnis | Senin, 28 Maret 2022 | 18:31 WIB

Alih-alih Adakan Lembur, Tesla Gigafactory Shanghai Mesti Lockdown untuk Uji COVID-19

Alih-alih Adakan Lembur, Tesla Gigafactory Shanghai Mesti Lockdown untuk Uji COVID-19

Otomotif | Senin, 28 Maret 2022 | 17:49 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB