Wagub NTT Ajak Warga Jaga Kesehatan Mulai dari Rutin Cuci Tangan Pakai Sabun

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 30 Maret 2022 | 14:37 WIB
Wagub NTT Ajak Warga Jaga Kesehatan Mulai dari Rutin Cuci Tangan Pakai Sabun
Ilustrasi mengajarkan anak cuci tangan. (Pexels/KetutSubiyanto)

Suara.com - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Andrenus Nae Soi mengajak masyarakat NTT untuk menjaga kesehatan mulai lewat gerakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. 

Edukasi itu disebarkan mulai dari anak usia sekolah dasar dengan membangun sarana sanitasi di ruang publik. Lewat dukungan UNICEF dan Wings Group melalui Nuvo, NTT menjadi provinsi ketiga yang mendapat sokongan pembangunan sanitasi air bersih.

"Saya mengimbau kepada masyarakat NTT, mari kita bersama-sama menjaga kesehatan. Mari meniru apa yang sudah diteladankan agar terhindar dari bahaya kekurangan gizi dan stunting yang masih tinggi. Kenapa stunting masih tinggi, karena sanitasi masih kurang," kata Josef dalam konferensi pers virtual, Rabu (30/3/2022).

Josef mengingatkan, bahaya stunting bukan hanya bisa menyebabkan anak gagal tumbuh secara fisik. Tetapi, akan berpengaruh terhadap pertumbuhan otaknya. Sehingga, selain pendek, orang yang stunting bisa menjadi tidak cerdas. 

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat mulai menjaga kebersihan, mulai dari hal paling mudah dengan mencuci tangan.

"Saya mengirimkan pesan kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk bergerak melawan kuman dengan satu rumah satu sarana cuci tangan pakai sabun. Dan memanfaatkan sarana tersebut agar mewujudkan Nusa Tenggara Timur mencapai sanitasi total 100 persen cuci tangan pakai sabun," ujarnya.

Pembangunan sanitasi tersebut akan disebar di 85 titik lokasi seluruh NTT, dengan lokasi sekolah, madrasah, puskesmas, sekolah luar biasa, juga penitipan anak.

Dalam acara serupa, Kepala Perwakilan Unicef Kupang Yudhistira Yewangoe menambahkan bahwa perkembangan pembuatan sarana dan prasarana sanitasi di NTT semakin membaik. 

Hingga kini, lebih dari 70 ribu keluarga sudah memiliki akses pada sanitasi yang aman. Bahkan empat Kabupaten juga telah dinyatakan bebas buang air besar sembarangan dan sekolah-sekolah hampir 50 persen sudah mendapatkan akses sanitasi aman dan air bersih.

baca juga

"Tentu masih ada juga PR yang harus dikerjakan. Tantangan bagaimana kita bisa menjangkau atau mendapatkan cakupan secara total 100 persen," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketus, Hadi Mulyadi Sindir Harga Kebutuhan Pokok yang Merangkak Naik Tiap Jelang Ramadan: Tidak (Boleh) Seperti Itu

Ketus, Hadi Mulyadi Sindir Harga Kebutuhan Pokok yang Merangkak Naik Tiap Jelang Ramadan: Tidak (Boleh) Seperti Itu

Kaltim | Rabu, 30 Maret 2022 | 08:00 WIB

Kabar Baik, Penerbangan Rute Padang-Kuala Lumpur Malaysia Bakal Dibuka Lagi

Kabar Baik, Penerbangan Rute Padang-Kuala Lumpur Malaysia Bakal Dibuka Lagi

Sumbar | Selasa, 29 Maret 2022 | 18:27 WIB

Warga Resah Tak Bisa Tidur Karena Fenomena Tanah Bergerak, Fondasi Turun Hingga Rumah Rusak

Warga Resah Tak Bisa Tidur Karena Fenomena Tanah Bergerak, Fondasi Turun Hingga Rumah Rusak

Bali | Senin, 28 Maret 2022 | 08:52 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×