RS Ini Luncurkan Stroke Center Pertama di Indonesia, Bisa Untuk Terapi Juga Konsultasi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 31 Maret 2022 | 10:43 WIB
RS Ini Luncurkan Stroke Center Pertama di Indonesia, Bisa Untuk Terapi Juga Konsultasi

Suara.com - Serangan stroke bisa terjadi tiba-tiba, terutama bagi orang yang mengidap penyakit hipertensi maupun diabetes. Serangan itu terjadi akibat adanya penyumbatan pembuluh darah yang harusnya mengalir ke otak.

Data Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan tercatat bahwa hampir 11 orang dari per 1.000 penduduk di Indonesia mengalami stroke. 

Sebagai upaya edukasi juga memudahkan pasien stroke dalam mendapatkan pengobatan, rumah sakit Brawijaya Saharjo, Jakarta, membuka layanan Stroke Center. Direktur Utama RS Brawijaya Saharjo Dr. dr. Chamim Shobari, Sp.OG(K). Onk., menyampaikan bahwa layanan tersebut bisa dimanfaatkan untuk konsultasi kesehatan untuk pencegahan stroke, pengobatan, juga rehabilitasi pasca stroke.

"Pengobatan stroke butuh integrasi. Jadi layanan Stroke Center juga terintegrasi dengan berbagai ahli, mulai dari dokter saraf, dokter bedah saraf, penyakit dalam, jantung, sampai rehabilitasi medis," kata dokter Chamim dalam konferensi pers di RS Brawijaya Saharjo, Rabu (30/3/2022).

Ilustrasi gambar stroke ringan. (freepik)
Ilustrasi gambar stroke ringan. (freepik)

Apabila pasien datang dalam keadaan sudah mengalami gejala stroke, tidak perlu melakukan reservasi apa pun untuk mendapatkan layanan stroke center di RS Brawijaya Saharjo.

Sebab, serangan stroke termasuk kondisi darurat yang harus segera mendapat penanganan medis. Sehingga pasien harus segera dibawa ke instalasi gawat darurat atau IGD.

"Stroke Center ini tidak hanya akan memberikan layanan pada orang yang sudah terkena gejala, tapi juga bisa berikan pendidikan pengobatan untuk pra stroke. Jadi sebelum stroke terjadi, itu bisa deteksi di RS Brawijaya," tuturnya.

Menurut dokter Chamim, RS Brawijaya Saharjo menjadi fasilitas kesehatan pertama yang memiliki layanan stroke center pertama di Indonesia. 

Dalam pemeriksaan stroke, salah satunya juga menggunakan Digital Subtraction Angiography atau DSA. Pemeriksaan dilakukan dengan memberikan gambar lumen (permukaan bagian dalam) pembuluh darah, termasuk arteri, vena dan serambi jantung. Gambar itu diperoleh dengan menggunakan mesin Sinar-X. 

baca juga

"RS ingin ambil alih porsi bagian besar pasien yang alami stroke dan pasca stroke. Jadi, hari ini kita buka dan lihat para dokter yang sudah ekspert dibidangnya. Alat penunjang juga punya fasilitas memadai. Jadi mudah-mudahan dokter kita tidak akan kesulitan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bruce Willis Didiagnosis Derita Afasia, Seberapa Besar Peluang Sembuh Totalnya?

Bruce Willis Didiagnosis Derita Afasia, Seberapa Besar Peluang Sembuh Totalnya?

Health | Kamis, 31 Maret 2022 | 08:33 WIB

Bruce Willis Berhenti Akting setelah Didiagnosis Derita Afasia, Apa Itu?

Bruce Willis Berhenti Akting setelah Didiagnosis Derita Afasia, Apa Itu?

Health | Kamis, 31 Maret 2022 | 08:27 WIB

Hits Health: Tengkorak Kepala Dicopot Gara-Gara Stroke, Tempat Vaksinasi Booster di DKI Jakarta

Hits Health: Tengkorak Kepala Dicopot Gara-Gara Stroke, Tempat Vaksinasi Booster di DKI Jakarta

Health | Kamis, 24 Maret 2022 | 10:40 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×