Penyebab Sering Kentut yang Mengganggu, Lengkap dengan Cara Mengatasinya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 02 Maret 2022 | 15:05 WIB
Penyebab Sering Kentut yang Mengganggu, Lengkap dengan Cara Mengatasinya
Ilustrasi gambar (pixabay)

Suara.com - Kentut atau buang angin pasti sering dialami banyak orang, bahkan orang sehat melakukannya antara 8 hingga 14 kali sehari. Kentut hingga 25 kali sehari pun masih bisa menjadi hal yang normal. Lantas, apa penyebab sering kentut dan bagaimana cara mengatasinya?

Jika Anda sering kentut lebih dari orang biasa, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang terjadi di saluran pencernaan Anda dan apakah gas di perut merupakan gejala dari masalah kesehatan yang lebih serius.

Artikel ini akan membahas mengenai penyebab sering kentut dan cara mengatasinya yang dilansir dari situs Very Well Health, Selasa (2/3/2022).

Penyebab Sering Kentut

Gas yang berlebihan bisa dipicu oleh kebiasaan, makanan, dan beberapa kondisi kesehatan. Untuk selengkapnya, berikut ini penyebab sering kentut.

1. Menelan udara

Anda mungkin tidak menyadarinya, tetapi beberapa kebiasaan mungkin menyebabkan Anda menelan lebih banyak udara. Bahkan jika Anda mengeluarkan banyak udara ekstra itu kembali, beberapa bisa tetap berada di perut Anda. Akhirnya, itu perlu dilepaskan dari tubuh Anda sebagai gas atau kentut.

Beberapa kebiasaan umum yang dapat menyebabkan Anda sering menelan udara antara lain:

  • Merokok
  • Mengunyah permen karet
  • Mengisap permen keras
  • Minum minuman berkarbonasi
  • Makan atau minum terlalu cepat
  • Mengenakan gigi palsu yang longgar

Kecemasan juga dapat menyebabkan Anda menelan lebih banyak udara, karena ketika tubuh Anda masuk ke mode fight-or-flight, Anda bernapas lebih cepat. 

2. Makanan yang mengandung gas

Kebanyakan orang tahu makanan apa yang akan membuat perut mereka sakit dan menyebabkan mereka merasa kembung atau mengeluarkan gas.

Misalnya, sayuran silangan, seperti kembang kol dan brokoli, diketahui menyebabkan gas. Makanan yang mengandung karbohidrat seperti roti dan pasta juga bisa menyebabkan sering kentut.

 Cara Mengatasi Sering Kentut

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengurangi buang angin atau kentut. Adapun cara mengatasi sering kentut yakni sebagai berikut:

  • Berhenti merokok
  • Perlahan-lahan masukkan lebih banyak serat tidak larut ke dalam makanan Anda
  • Kunyah makanan Anda dengan hati-hati, karena pencernaan karbohidrat dimulai di mulut
  • Minum banyak air setiap hari dan air hangat di pagi hari 
  • Jangan gunakan sedotan saat minum
  • Hindari minuman berkarbonasi
  • Hindari langsung berbaring setelah makan
  • Berolahraga setiap hari, jika aman bagi Anda untuk melakukannya
  • Berhenti mengunyah permen karet
  • Pelan-pelan mengunyah dan nikmati setiap makanan 

Selain cara di atas, Anda juga bisa mencoba meletakkan bantal pemanas atau botol air panas ke perut Anda saat merasa kembung atau perut penuh gas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga LPG Non Subsidi Kembali Naik, Segini Harganya di Kota Jogja

Harga LPG Non Subsidi Kembali Naik, Segini Harganya di Kota Jogja

Jogja | Rabu, 02 Maret 2022 | 11:50 WIB

Tinggalkan Ladang Minyak dan Gas di Rusia, Valuasi ExxonMobil Diprediksi Turun

Tinggalkan Ladang Minyak dan Gas di Rusia, Valuasi ExxonMobil Diprediksi Turun

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2022 | 10:59 WIB

Heboh Nisan Makam Bertuliskan Keturunan Nabi, Jual Beli Tanah di Tangsel Wajib Pakai BPJS Kesehatan

Heboh Nisan Makam Bertuliskan Keturunan Nabi, Jual Beli Tanah di Tangsel Wajib Pakai BPJS Kesehatan

Jakarta | Rabu, 02 Maret 2022 | 07:05 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB