Ahli Urologi Sebut Disfungsi Ereksi Bisa Berasal dari Pikiran, Ini Hubungan Keduanya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 03 April 2022 | 20:30 WIB
Ahli Urologi Sebut Disfungsi Ereksi Bisa Berasal dari Pikiran, Ini Hubungan Keduanya
Ilustrasi disfungsi ereksi. (Shutterstock)

Suara.com - Ahli urologi dan ahli bedah panggul, Dr. Rena Malik melalui unggahan Youtube, mengatakan bahwa ia berharap semua orang bisa memiliki kehidupan seksual yang aman dan sehat.

Dalam sebuah video, ia membahas masalah seksual mengenai disfungsi ereksi yang cukup mempengaruhi kehidupan seksual seseorang.

Meskipun, ada sejumlah masalah fisiologis yang bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Malik menambahkan bahwa faktor psikologis juga bisa memicu masalah kesehatan seksual tersebut.

Malik pun mengkategorikan disfungsi ereksi menjadi 3 jenis berbeda, yakni disfungsi ereksi refleksif yang disebabkan oleh rangsangan fisik, nokturnal yang terjadi saat tidur dan psikogenik yang dipicu oleh kondisi mental atau keinginan.

Menurut Malik, pola pikir sama pentingnya dengan komponen hormonal dan neurologis dalam hal mencapai dan mempertahankan ereksi.

Ilustrasi disfungsi ereksi (shutterstock)
Ilustrasi disfungsi ereksi (shutterstock)

"Disfungsi ereksi piskogenik adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi saat berhubungan seks karena faktor psikologis," kata Malik dikutip dari Mens Health.

Kondisi ini bisa mencakup hal-hal mengenai harga diri, depresi, kecemasan, dan masalah hubungan. Faktanya, gangguan kesehatan mental dan disfungsi ereksi sangat sering dikaitkan.

Malik mengutip penelitian yang menemukan bahwa orang yang mengalami disfungsi ereksi secara tidak proporsional lebih mungkin untuk menghadapi gejala depresi dan stres emosional.

Tetapi, persoalan depresi bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau tidak, Malik mengatakan itu bisa terjadi dari dua arah.

baca juga

Orang yang depresi mungkin memiliki dorongan seks rendah dan kesulitan untuk berhubungan dengan pasangannya.

Di sisi lain, orang dengan disfungsi ereksi juga mungkin akhirnya merasa tertekan karena depresi karena pengaruhnya terhadap kehidupan seks mereka.

Jika disfungsi ereksi menjadi isu baru yang tiba-tiba, itu juga merupakan petunjuk bahwa penyebabnya mungkin psikologis.

"Sedangkan orang yang memiliki penyebab medis disfungsi ereksi, biasanya terjadi lebih bertahap," jelasnya.

Salah satu pengobatan umum untuk disfungsi ereksi psikogenik adalah terapi perilaku kognitif (CBT), yang berfokus pada pemahaman, pengelolaan, dan pembingkaian kembali harapan individu tentang hubungan seksual.

Pilihan lainnya adalah terapi seks dengan latihan sensate focus, yang fokus pada kenikmatan sentuhan di luar ekspektasi seks.

Terakhir bila disfungsi ereksi disebabkan oleh gangguan mental atau mood, Malik mengatakan erawatan psikiatri untuk kondisi ini mungkin diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria dengan Bau Mulut Berisiko Alami Disfungsi Ereksi, Ahli Ungkap Bahaya yang Mengancam!

Pria dengan Bau Mulut Berisiko Alami Disfungsi Ereksi, Ahli Ungkap Bahaya yang Mengancam!

Health | Sabtu, 02 April 2022 | 11:42 WIB

Coba Atasi Disfungsi Ereksi Sendiri Menggunakan Semprotan Busa, Kondisi Pria Ini Berakhir Parah

Coba Atasi Disfungsi Ereksi Sendiri Menggunakan Semprotan Busa, Kondisi Pria Ini Berakhir Parah

Health | Rabu, 30 Maret 2022 | 13:57 WIB

4 Manfaat Kopi untuk Seksualitas: Kurangi Disfungsi Ereksi dan Tingkatkan Libido

4 Manfaat Kopi untuk Seksualitas: Kurangi Disfungsi Ereksi dan Tingkatkan Libido

Lifestyle | Minggu, 06 Maret 2022 | 19:08 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB