Disarankan Tak Puasa, Ini 5 Kondisi Gangguan Kesehatan yang Wajib Diwaspadai Ibu Hamil

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 07 April 2022 | 12:45 WIB
Disarankan Tak Puasa, Ini 5 Kondisi Gangguan Kesehatan yang Wajib Diwaspadai Ibu Hamil
Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Puasa selama bulan Ramadhan tidak menjadi wajib bagi ibu hamil (bumil). Tetapi, apabila kondisi ibu dan janin dinyatakan sehat oleh dokter, bumil diperbolehkan untuk berpuasa. 

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan rumah sakit Pondok Indah Bintaro Jaya dr. Zeissa Rectifa Wismayanti, Sp.OG. mengatakan, bumil perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan kesehatannya aman selana berpuasa.

"Supaya dapat dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh," ujarnya dalam siaran pers yang diterima suara.com, Kamis (7/4/2022).

Ada beberapa kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai bumil selama menjalankan puasa. Apabila bumil mengalami gangguan kesehatan berikut, dokter Zeissa menyarankan agar tidak melanjutkan puasa. 

1. Hyperemesis gravidarum 

Ilustrasi Ibu Hamil.[Pixabay.com]
Ilustrasi Ibu Hamil.[Pixabay.com]

Kondisi itu ditandai dengan mual muntah berlebih pada kehamilan. Periode awal kehamilan menjadi masa sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin, karena di periode itu organ janin mulai terbentuk. Ibu hamil perlu memenuhi kebutuhan nutrisi dengan baik guna menunjang tumbuh kembang janin. 

Pada usia kehamilan awal ini juga banyak ibu hamil yang mengalami morning sickness atau hyperemesis gravidarum (mual muntah berlebihan). Apabila mengalami hal itu, ibu hamil tidak dianjurkan untuk berpuasa.

2. Memiliki kadar hemoglobin yang rendah

Kadar hemoglobin yang rendah menunjukkan adanya risiko terjadinya anemia. Ibu hamil dengan anemia justru membutuhkan asupan protein dan zat besi untuk mendukung tumbuh kembang janin secara optimal.

baca juga

3. Ibu hamil dengan diabetes

Berpuasa bagi penyandang diabetes pun dibutuhkan kiat khusus. Begitu pula bagi ibu hamil yang memiliki diabetes. Secara umum, berpuasa dapat meningkatkan risiko hipoglikemia atau turunnya kadar gula dalam darah. Kondisi tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin. Oleh sebab itu, ibu hamil dengan diabetes kurang dianjurkan untuk berpuasa.

4. Mengeluarkan flek atau perdarahan

Ketika mengalami flek atau perdarahan, ibu hamil sebaiknya tidak melanjutkan puasa. Karena dikhawatirkan perdarahan terjadi semakin parah dan bisa mempengaruhi kesehatan janin.

5. Ibu hamil dengan gangguan sistem pencernaan

Dispepsia atau maag yang kerap dialami ibu hamil. Apabila maag kambuh saat belum tiba waktu berbuka, bumil disarankan tidak melanjutkan puasa. Apabila tetap memaksakan puasa, dikhawatirkan dapat memperparah kondisi gangguan pencernaan yang dialami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramadhan di Mesir: Tradisi Maidaturrahman, Buka Puasa Gratis di Jalan Utama Kairo

Ramadhan di Mesir: Tradisi Maidaturrahman, Buka Puasa Gratis di Jalan Utama Kairo

News | Kamis, 07 April 2022 | 11:39 WIB

Resep Risol Mayo, Cocok untuk Menu Buka Puasa

Resep Risol Mayo, Cocok untuk Menu Buka Puasa

Malang | Kamis, 07 April 2022 | 11:19 WIB

Jadwal Buka Puasa dan Salat Lengkap Wilayah Madiun, Kamis 7 April 2022

Jadwal Buka Puasa dan Salat Lengkap Wilayah Madiun, Kamis 7 April 2022

Jatim | Kamis, 07 April 2022 | 11:10 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×