Seorang Ahli Sebut Perintah Penggunaan Masker Bisa Dilonggarkan, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 09 April 2022 | 17:30 WIB
Seorang Ahli Sebut Perintah Penggunaan Masker Bisa Dilonggarkan, Ini Sebabnya!
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Beberapa ahli mengatakan perintah penggunaan masker yang cukup ketat selama 2 tahun pandemi virus corona Covid-19 telah menyebabkan kelelahan.

Saat ini, perintah memakai masker pun masih terus berlanjut. Tetapi, nampaknya perintah ini bisa dilonggarkan.

Para ahli mengatakan perintah memakai masker ini bisa dilonggarkan dan diterapkan kembali lebih ketat ketika terjadi gelombang Covid-19 baru.

Ramanan Laxminarayan, direktur Pusat Dinamika Penyakit, Ekonomi & Kebijakan Washington berpendapat bahwa perintah penggunaan masker ini hanya akan sia-sia bila terus berlanjut. Sebab, masalahny adalah orang-orang mulai lelah dengan perintah tersebut.

"Saya akan mendorong perintah mengenai penggunaan masker di ruang tertutup, tetapi tidak menyarankan perintah penggunaan masker ini ditegakkan dengan hukuman," kata Gautam Menon, profesor, Departemen Fisika dan Biologi, Universitas Ashoka di Haryana dikutip dari Times of India.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Beberapa hari lalu, Brihanmumbai Municipal Corporation (BMC) melaporkan kasus pertama rekombina dari varian Omicron, yakni varian XE di India.

Tapi, INSACOG yang memantau variasi genomik pada SARS-CoV-2 di India telah memutuskan untuk melakukan putaran lain sekuensing genom di laboratorium nasional untuk konfirmasi.

Virus rekombinan berarti varian XE ini adalah kombinasi dari genom subvarian BA1 dan BA2 dari varian Omicron.

Karena jumlah kasus virus corona Covid-19 di Inddia yang mulai turun setelah 2 tahun. Begitu pula dengan beberapa negara bagian lain, termasuk Delhi, Maharashtra, Punjab dan Harya, pemerintah pun mulai melonggarkan aturan wajib menggunakan masker.

baca juga

Epidemiologi Laxminarayan mengatakan mungkin masyarakat perlu mulai menggunakan masker lagi di masa depan jika ada varian atau gelombang lain.

Menurutnya, aturan wajib suntik vaksin Covi-19 lebih penting untuk ditegakkan daripada meminta masyarakat patuh memakai masker.

Namun, ahli imunologi, Satyajit Rath memperingatkan pelonggaran aturan penggunaan masker bisa membuat orang berpikir bahwa pandemi virus corona telah berakhir. Hal ini akan menurunkan tingkat kewaspadaan orang terhadap penyakit tersebut.

Sedangkan, semakin cepat virus corona Covid-19 ini menyebar, maka semakin banyak masalah yang muncul dalam sistem perawatan kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda dengan Varian XE, WHO Temukan Varian XD Justru Lebih Tidak Menular dari Lainnya!

Beda dengan Varian XE, WHO Temukan Varian XD Justru Lebih Tidak Menular dari Lainnya!

Health | Jum'at, 08 April 2022 | 15:17 WIB

Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Ahli Hong Kong Temukan Banyak Anak Alami Peradangan

Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Ahli Hong Kong Temukan Banyak Anak Alami Peradangan

Health | Jum'at, 08 April 2022 | 15:14 WIB

Varian Omicron dan Delta Pengaruhi Tubuh secara Berbeda, Ini Temuan Penelitian!

Varian Omicron dan Delta Pengaruhi Tubuh secara Berbeda, Ini Temuan Penelitian!

Health | Jum'at, 08 April 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×