Segala Bentuk Pelecehan Bisa Berdampak Psikis, Kenali 4 Tanda Peringatannya dalam Hubungan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 11 April 2022 | 14:08 WIB
Segala Bentuk Pelecehan Bisa Berdampak Psikis, Kenali 4 Tanda Peringatannya dalam Hubungan
Ilustrasi pasangan mengalami pelecehan (Pexels.com/Keira Burton)

Suara.com - Pelecehan dalam hubungan ternyata relatif umum. Data menunjukkan satu dari empat wanita dan hampir satu dari 10 pria mengalami pelecehan dari pasangan.

Ini bisa terjadi dalam berbagai bentuk, seperti pelecehan fisik, emosional, finansial, dan seksual. Apa pun bentuknya, pelecehan bisa sangat berbahaya dan bisa berdampak pada psikis.

Namun sayangnya, tidak semua orang mudah mendeteksi mana yang pelecehan dan bukan.

Berdasarkan Insider, berikut 5 tanda pelecehan dalam hubungan:

1. Mengancam dengan kekerasan

"Bila pasangan mengancammu, ini bisa menjadi tanda bahaya dari kekerasan fisik di masa depan," jelas terapis JaQuinda Jackson.

Ancaman bisa berupa:

  • Mengancam untuk menyakiti, bahkan dalam konteks 'gurauan'.
  • Menunjukkan senjata atau mengarahkannya pada mu
  • Mengancam untuk menyakiti kelurga atau orang yang kamu cintai
  • Mengancam untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri
  • Menyakiti atau mengancam akan menyakiti hewan peliharaan

Walau mereka tidak pernah sungguh-sungguh bertindak, ancaman juga merupakan bentuk pelecehan emosional.

"Ancaman dapat meningkatkan kecemasan, paranoia, kemampuan seseorang untuk berpikir dan berfungsi dengan baik," sambung Jackson.

baca juga
Ilustrasi pasangan bertengkar.[freepik.com/yanalya]
Ilustrasi pelecehan dalam hubungan [freepik.com/yanalya]

2. Mengontrol perilaku

Seorang perilaku kekerasan mungkin mencoba mengendalikanmu dengan membatasi ruang gerak, seperti tidak boleh meninggalkan rumah hingga memantau aktivitasmu.

Bisa dimulai dari hal kecil, seperti terus-menerus menelepon atau mengirim chat.

Beberapa perilaku pengendalian yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Bersikeras membaca semua pesan atau melihat daftar telepon
  • Datang tanpa pemberitahuan di mana pun kamu berada
  • Bersikeras melihat pengeluaranmu
  • Melarangmu untuk berbicara dengan teman atau rekan kerja
  • Marah jika kamu membuat keputusan tanpa izin dari mereka

3. Menghina

"Jika pasangan mulai menghina, mengeluarkan ucapan kotor, mengata-ngatai, itu menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap korban dan menunjukkan pelaku merendahkan korban," kata profesor di Universitas Syracuse, Jennifer Genovese.

Penghinaan dapat memengaruhi harga diri korban, yang mungkin membuat mereka merasa tidak dicintai.

4. Menjauhkan dari orang yang disayang

Ini adalah taktik utama pelaku untuk memastikan orang lain tidak menyadari bahwa kamu sedang dilecehkan.

"Pelaku mencegah kontak dengan orang lain dengan cara yang halus dan manipulatif, mencegah orang yang dicintai untuk dapat mendeteksi perubahan suasana hati atau kesejahteraan," kata Genovese.

Pelaku tidak perlu menggunakan ancaman atau kekerasan untuk membuatmu tetap di rumah. Ini bisa dilakukan dengan kata-kata manis, seperti rindu jika berjauhan, meminta untuk menemaninya, atau berkata bahwa mereka membutuhkanmu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Telah Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Gadis di Bawah Umur: Dia yang Inisiatif Duluan

Bantah Telah Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Gadis di Bawah Umur: Dia yang Inisiatif Duluan

Jogja | Jum'at, 08 April 2022 | 15:44 WIB

Pamit untuk Belajar, Gadis di Bawah Umur Ini Malah Jadi Korban Pelecehan Seksual Seorang Mahasiswa

Pamit untuk Belajar, Gadis di Bawah Umur Ini Malah Jadi Korban Pelecehan Seksual Seorang Mahasiswa

Jogja | Jum'at, 08 April 2022 | 15:34 WIB

Kronologi Kasus Gofar Hilman, Dari Dituduh Lakukan Pelecehan, Sampai Korban Mengaku Keliru

Kronologi Kasus Gofar Hilman, Dari Dituduh Lakukan Pelecehan, Sampai Korban Mengaku Keliru

Entertainment | Jum'at, 08 April 2022 | 13:32 WIB

Terkini

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

×