Array

Pakar: Vaksin Booster Percuma Jika Dilakukan saat Mudik Lebaran 2022

Selasa, 12 April 2022 | 19:27 WIB
Pakar: Vaksin Booster Percuma Jika Dilakukan saat Mudik Lebaran 2022
Warga menerima suntikkan vaksin COVID-19 booster di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (3/4/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pakar kesehatan mengingatkan masyarakat bahwa akan percuma jika baru melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksin booster saat mudik lebaran 2022.

Ini menyusul kebijakan pemerintah yang menyediakan lokasi vaksinasi booster di posko mudik lebaran 2022. Padahal tindakan ini hanya jadi alternatif terakhir, dan tidak bisa jadi andalan vaksinasi booster untuk masyarakat.

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroro, Dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH, mengatakan vaksin booster harusnya bisa melindungi saat perjalanan dan kegiatan mudik lebaran 2022.

Tapi lantaran vaksinasi booster baru dilakukan dalam pejalanan mudik, maka dinilai percuma karena antibodi belum berhasil terbentuk.

Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 booster di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (3/4/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 booster di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (3/4/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Khusus booster tadi, karena booster memiliki suatu daya bereaksi setelah 2 minggu harapannya booster sedini mungkin, jangan lagi pada saat mudik, karena percuma 2 minggu kemudian baru berefek," ujar Dr. Syahril saat konferensi pers, Selasa (12/4/2022).

Lebih jauh ia mengatakan, saat ini akses vaksinasi booster di Jakarta dan kota penyangganya sudah dipermudah, karena mudah ditemukan, serta aksesnya yang tidak terbatas.

"Saat ini di Jakarta dan di daerah lain sudah membuka layanan booster luar biasa. Bahkan layanan rumah sakit kapasitasnya sudah buka 3 hingga 4 kali untuk melayani booster," tutup Syahril.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa vaksinasi booster penting untuk dilakukan sebelum mudik, khususnya bagi masyarakat lansia yang lebih rentan terinfeksi Covid-19.

Apalagi jumlah pemudik diperkirakan naik 2 kali lipat dibanding tahun sebelum pandemi Covid-19, yakni mencapai lebih dari 80 juta pemudik.

Baca Juga: Efek Samping Vaksin Dosis Primer dan Vaksin Booster Sama atau Berbeda? Ini Penjelasan Dokter

"Biasanya kunjungan itu dilakukan ke orang yang tua yang memiliki resiko kematian dan tingkat keparahan yang lebih besar," tutur Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI