Lahir Prematur 23 Minggu, Bayi Ini Sanggup Bertahan Meski Kaki Sudah Diamputasi!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 16 April 2022 | 12:40 WIB
Lahir Prematur 23 Minggu, Bayi Ini Sanggup Bertahan Meski Kaki Sudah Diamputasi!
Ilustrasi bayi prematur. (Unsplash)

Suara.com - Seorang ibu membagikan foto memilukan dari anaknya yang lahir prematur dan harus merelakan kaki anaknya diamputasi.

Wanita bernama Kenidee Brownbill itu terpaksa melahirkan anaknya, Mason secara prematur pada usia kehamilan 23 minggu, karena bayinya didiagnosis tidak mampu bertahan lebih lama dalam rahim.

Mason yang lahir prematur pun mengalami sejumlah infeksi langka, pendarahan otak, harus menjalani 5 kali operasi sampai kakinya harus diamputasi.

Untungnya lagi, Mason yang disebut bayi prematur mikro ini mampu berkembang cukup pesat setelah 4 bulan dirawat di rumah sakit.

"Dia membuat saya takjub setiap harinya, melihat betapa kuatnya dia dengan smeua yang telah dilaluinya," kata Kenidee, dari Oxford dikutip dari The Sun.

Padahal, sebelumnya Kanidee merasa perjalanan hidupnya bagaikan naik rollercoaster. Ada banyak momen memilukan yang membuatnya sempat berpikir semua upayanya untuk menyelamatkan Mason tidak akan berhasil.

ilustrasi bayi prematur (Pexels/Isaac Taylor)
ilustrasi bayi prematur (Pexels/Isaac Taylor)

"Kami berpikir dia mungkin akan bisa berjalan kaki dengan kaki palsu suatu hari nanti. Tapi, ini akan datang seiring waktu dan saya juga akan mengikuti apa yang diinginkannya," katanya.

Sebelum melahirkan prematur, Kenidee mengaku beberapa kali mengalami pendarahan yang cukup parah selama trimester pertama kehamilan.

Saat usia kehamilannya memasuki 23 minggu, ia mengalami kram selama beberapa hari dan didiagnosis nyeri korset panggul.

Tapi, rasa sakitnya semakin intens. Di sisi lain, ia tak paham rasa sakit pertanda kontraksi karena ini adalah pengalaman hamil pertamanya.

Setibanya di rumah sakit, ia mengalami pendarahan hebat. Dokter lantas memintanya untuk melahirkan saat itu juga.

"Saya khawatir dan bingung, karena sebelumnya terlihat baik-baik saja setiap kali USG selama 3 minggu terakhir. Saya pun berulang kali memberi tahu ke dokter kalau saya ingin berjuang untuk anak saya," tuturnya.

Akhirnya, Kenidee melahirkan anaknya secara prematur. Kemudian, anaknya pun langsung dibawa ke ruangan khusus untuk mendapatakan perawatan medis segera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Lahir Prematur dan Remaja Putri Rentan Alami Kekurangan Zat Besi, Ini Sebabnya

Bayi Lahir Prematur dan Remaja Putri Rentan Alami Kekurangan Zat Besi, Ini Sebabnya

Health | Senin, 11 April 2022 | 11:28 WIB

Akibat Komplikasi Virus Corona Covid-19, Kedua Kaki Wanita Ini Harus Diamputasi!

Akibat Komplikasi Virus Corona Covid-19, Kedua Kaki Wanita Ini Harus Diamputasi!

Health | Kamis, 24 Maret 2022 | 13:30 WIB

Kisah Bruno Rodriguez, Eks Bomber PSG yang Kehilangan Satu Kaki Usai Gantung Sepatu

Kisah Bruno Rodriguez, Eks Bomber PSG yang Kehilangan Satu Kaki Usai Gantung Sepatu

Bola | Selasa, 15 Maret 2022 | 21:12 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB