Peneliti: Orang yang Depresi Lebih Berisiko Alami Penyakit Jantung, Kok Bisa?

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Selasa, 19 April 2022 | 08:18 WIB
Peneliti: Orang yang Depresi Lebih Berisiko Alami Penyakit Jantung, Kok Bisa?
ilustrasi depresi (pexels)

Suara.com - Para ilmuwan telah mempelajari hubungan antara kesehatan mental dan fisik selama beberapa tahun. Salah satunya hubungan antara depresi dengan penyakit jantung.

Riset menunjukkan bahwa depresi lebih sering terjadi pada penderita penyakit jantung daripada orang-orang pada umumnya.

Selain itu, orang yang mengalami gejala depresi tinggi lebih mungkin mengembangkan penyakit jantung daripada orang yang tidak mengalami depresi.

Mengapa penyakit jantung dan depresi saling berkaitan?

Menurut Science Alert, ada sejumlah faktor, baik perilaku maupun biologis, yang menjawab hubungan tersebut.

Ilustrasi seseorang yang depresi (unsplash.com)
Ilustrasi seseorang yang depresi (unsplash.com)

Beberapa faktor biologis tersebut adalah:

  • Peningkatan peradangan di dalam tubuh
  • Disfungsi endotel (penyempitan pembuluh darah di jantung)
  • Perubahan aktivitas sistem saraf otonom (sistem saraf otonom mengontrol otot, termasuk jantung)
  • Disfungsi trombosit darah (kondisi ketika trombosit darah lebih cenderung saling menempel dan membentuk gumpalan)

Sementara untuk perilaku, faktor gaya hidup tidak sehat juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan depresi. Sayangnya, penderita depresi lebih sulit mengubah kebiasaan seperti tidak sehatnya, misalnya berhenti merokok.

Jadi, tingkat risiko depresi berkurang pada orang yang didorong dan mendapat dukungan untuk mempraktikkan gaya hidup sehat, termasuk pola makan sehat yang lebih ketat dan peningkatan aktivitas fisik.

Memang peran diet sebagai intervensi untuk depresi masih kurang jelas, tetapi ada bukti yang menunjukkan bahwa olahraga adalah pengobatan yang sangat efektif untuk depresi pada orang dengan penyakit jantung.

baca juga

Ilmuwan mengatakan diperlukan adanya riset lebih lanjut tentang diet dan gaya hidup sehat sebagai pengobatan potensial bagi penderita depresi pada penderita dan orang yang berisiko alami penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trauma Akibat Kekerasan Seksual hingga Depresi karena Popularitas, Alasan Aming 3 Tahun Vakum

Trauma Akibat Kekerasan Seksual hingga Depresi karena Popularitas, Alasan Aming 3 Tahun Vakum

Jogja | Senin, 18 April 2022 | 16:22 WIB

5 Manfaat Tidur dalam Keadaan Gelap yang Harus Kamu Tahu, Mampu Mengurangi Depresi!

5 Manfaat Tidur dalam Keadaan Gelap yang Harus Kamu Tahu, Mampu Mengurangi Depresi!

Your Say | Senin, 18 April 2022 | 06:50 WIB

Gegara OCD Kambuh, Aliando Tak Bisa Puasa sampai Depresi

Gegara OCD Kambuh, Aliando Tak Bisa Puasa sampai Depresi

Entertainment | Jum'at, 15 April 2022 | 11:40 WIB

Terkini

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

×