Hati-hati Beri Paracetamol Sebelum Anak Diimunisasi, Ini Efek Samping yang Bisa Terjadi

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 19 April 2022 | 09:14 WIB
Hati-hati Beri Paracetamol Sebelum Anak Diimunisasi, Ini Efek Samping yang Bisa Terjadi
Ilustrasi: Dinas Kesehatan Menteng memberikan imunisasi Measleas Rubella (MR) kepada sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) di SDN Menteng 02, Jakarta, Jumat (4/8).

Suara.com - Demam menjadi efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang umum dialami bayi atau anak setelah mereka menerima vaksin.

Seperti halnya KIPI yang muncul usai disuntik vaksin Covid-19, bayi yang demam setelah divaksinasi kerap diberikan paracetamol agar demam cepat turun.

Tetapi ada yang perlu diingat oleh para orangtua, agar jangan memberi obat apa pun bila anak memang tidak alami demam atau KIPI lainnya setelah diimunisasi. Sebelum imunisasi pun, sebaiknya anak tidak diberi paracetamol maupun obat lain.

"Jadi kalau ada KIPI demam kita boleh berikan paracetamol. Tapi jangan berikan paracetamol sebelum adanya demam atau sebelum diimunisasi untuk mencegah demam, itu jangan."

"Karena kalau diberikan paracetamol sebelum terjadinya KIPI atau sebelum imunisasi itu akan mempengaruhi pembentukan antibodi," kata Spesialis anak Profesor Hartono Gunardi ditemui usai acara Pekan Imunisasi Dunia 2022 di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (18/4/2022).

Apa Dampak Memberikan Paracetamol Pada Anak Sebelum Diimunisasi?

Akibat pemberian obat paracetamol sebelum imunisasi, kata Prof Hartono, bisa membuat antibodi yang terbentuk menjadi tidak optimal.

Ia juga menyebut bagaimana paracetamol sebenarnya menjadi cara terakhir untuk mengatasi KIPI demam pada bayi. Sebelum diberikan obat, anak bisa dirawat dengan cara alami lainnya.

"Kalau dia hangat sedikit, bisa kasih minum, pakai baju yang menyerap keringat. Kalau dia berkeringat karena demam, kita ganti cepat. Berikan cairan lebih banyak karena demam penguapan lebih banyak jadi kadar hidrasi yang cukup, beri air susu ibu," pesannya.

Para orangtua juga tidak perlu khawatir dengan kemungkinan KIPI yang muncul pasca anak imunisasi. Prof Hartono menyampaikan bahwa tidak semua vaksin yang diberikan kepada bayi akan memunculkan KIPI demam.

"Tidak semua imunisasi memberikan demam, hanya sekitar 25 persen. Kalau kita berikan (paracetamol) semua, berarti 75 persen lagi mubazir," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendekati Lebaran, Binda DIY Gencarkan Vaksinasi Booster

Mendekati Lebaran, Binda DIY Gencarkan Vaksinasi Booster

News | Selasa, 19 April 2022 | 09:06 WIB

Paksa Ibunya Berikan Izin, Seorang Pelajar Alami Ini Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Paksa Ibunya Berikan Izin, Seorang Pelajar Alami Ini Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Bekaci | Selasa, 19 April 2022 | 06:27 WIB

Seorang Pelajar di Kota Banjar Mengucurkan Darah dari Hidung dan Demam Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Seorang Pelajar di Kota Banjar Mengucurkan Darah dari Hidung dan Demam Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Jabar | Selasa, 19 April 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB