Update Covid-19 Global: Perlahan, India Kembali Alami Lonjakan Kasus

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 19 April 2022 | 09:34 WIB
Update Covid-19 Global: Perlahan, India Kembali Alami Lonjakan Kasus
Ilustrasi Covid-19 (Pixabay)

Suara.com - Update Covid-19 global mencatat sebanyak 310.966 kasus dalam 24 jam terakhir pada Selasa (19/4/2022), mengutip data pada situs worldometers. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan kemarin.

Angka kematian juga turun menjadi 1.235 jiwa, dibandingkan hari sebelumnya. Rusia melaporkan kematian akibat virus corona terbanyak dengan jumlah 213 jiwa.

Sementara kasus positif terbanyak terjadi di Korea Selatan yang melaporkan 47.743 kasus.

Akumulasi data Covid-19 global hingga Selasa (19/4/2022) pukul 08.00 WIB tercatat 505 juta kasus positif dengan 6,22 juta kematian.

India Kembali Alami Lonjakan Kasus

Peningkatan kasus positif harian kembali terlihat di India. Jumlahnya naik hampir dua kali lipat pada Senin (18 April) dibandingkan hari sebelumnya, menjadi lebih dari 2.000 untuk pertama kalinya dalam sebulan, menurut data pemerintah. Lonjakan kematian juga terjadi di negara bagian selatan Kerala.

India sempat alami lonjakan kasus positif virus corona pada tahun lalu. Kemudian berhasil menurunkan kasus hingga kurang dari 5 ribu kasus per hari dalam sebulan terakhir. Sebagian besar tindakan pencegahan, termasuk pemakaian masker, bahkan telah dicabut saat ini.

Tetapi sejumlah kasus baru mulai kembali naik dalam beberapa hari terakhir.

Ibu kota New Delhi mulai memperketat tindakan pencegahan Covid-19. Negara bagian Uttar Pradesh juga kembali mewajibkan masker di tempat-tempat umum di beberapa distrik.

Kementerian Kesehatan India melaporkan 214 kematian dalam sehari, termasuk 151 sejak 13 April di Kerala, yang secara luas dianggap mengeluarkan data yang lebih akurat daripada banyak negara bagian lain.

India telah melaporkan total sekitar 522.000 kematian akibat virus corona, meskipun banyak pakar global mengatakan jumlah kematian sebenarnya bisa mencapai 4 juta, dari beberapa ratus juta kasus.

Ahli epidemiologi Chandrakant Lahariya mengatakan orang harus belajar hidup berdampingan dengan virus dan pihak berwenang tidak boleh menutup sekolah yang baru saja dibuka.

"Kasus akan dilaporkan dari semua tempat, termasuk sekolah, selama beberapa bulan mendatang, tidak peduli apa yang kami lakukan," ucapnya melalui media sosial, dikutip dari Channel News Asia.

Dalam sepekan terakhir, kasus positif India naik 15 persen. Dari 7.088 kasus menjadi 8.148 kasus selama sepekan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 18 April: Positif 170, Sembuh 412, Meninggal 6

Update COVID-19 Jakarta 18 April: Positif 170, Sembuh 412, Meninggal 6

Jakarta | Senin, 18 April 2022 | 22:32 WIB

Update Covid-19 Global: Pemerintah Shanghai Berencana Longgarkan Penguncian

Update Covid-19 Global: Pemerintah Shanghai Berencana Longgarkan Penguncian

Health | Senin, 18 April 2022 | 08:59 WIB

Update Covid-19 Indonesia Pertengahan Ramdhan 1443 Hijriyah; Kasus Positif 607, 2.782 Sembuh, 22 Meninggal

Update Covid-19 Indonesia Pertengahan Ramdhan 1443 Hijriyah; Kasus Positif 607, 2.782 Sembuh, 22 Meninggal

News | Minggu, 17 April 2022 | 17:32 WIB

Terkini

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB