Tidak Semua Perempuan Indonesia Bisa Dapat Vaksin Kanker Serviks Gratis, Ini Alasannya

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 20 April 2022 | 14:37 WIB
Tidak Semua Perempuan Indonesia Bisa Dapat Vaksin Kanker Serviks Gratis, Ini Alasannya
Ilustrasi vaksin hpv (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ungkap alasan anak perempuan usia kelas 5 dan 6 SD dipilih sebagai penerima vaksin HPV gratis atau vaksin kanker serviks dibanding usia lainnya.

Dijelaskan Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes, Prima Yosephine, bahwa dengan memvaksinasi anak perempuan usia antara 10 hingga 13 tahun, maka cukup hanya diberikan 2 dosis vaksin human papilloma virus atau vaksin HPV.

"Sementara kalo kita berikan saat usianya belum 13 tahun, pemberiannya cukup 2 kali dosis dan efektif," ujar Prima saat dihubungi suara.com, Selasa (19/4/2022).

Ia mengatakan saat ini belum ada vaksin kanker serviks gratis untuk perempuan di atas usia 13 tahun, karena membutuhkan 3 dosis vaksin HPV.

Itulah sebabnya Kemenkes ingin lebih dulu fokus kepada usia anak perempuan yang lebih efektif, untuk menerima vaksin pencegah kanker serviks.

"Saat ini kami hanya mengambil usia yang belum menginjak 13 tahun karena studi yang lalu, jika usianya sudah berada di atas 13 tahun, maka pemberiannya harus 3 kali dosis vaksin. Jadi ya kita berhemat 1 dosis, karena itulah kita ngejar di usia segitu," tutur Prima.

Seperti diketahui, adanya vaksin HPV efektif berikan pada anak perempuan saat mereka belum melakukan hubungan seksual, penetrasi penis ke vagina.

Ini karena lewat hubungan seksual itulah virus HPV bisa masuk ke rahim, dan bisa menyebabkan kanker serviks atau kanker leher rahim, salah satu kanker dengan tingkat keganasan 90 persen, sehingga sangat berisiko sebabkan kematian.

Usia 10 hingga 13 tahun juga dinilai ideal, karena pada masa itu sebagian besar anak perempuan Indonesia baru memasuki masa pubertas. Sehingga belum mengenal atau dinilai belum melakukan hubungan seksual sesama lawan jenis.

baca juga

Sementara itu, di Indonesia sendiri kanker serviks jadi penyakit dengan jumlah penderita terbesar kedua setelah kanker payudara.

Angka kejadian kasus baru kanker serviks sesuai data GLOBOCAN, 2018 untuk perempuan di Indonesia berkisar 32.469 kasus atau 17,2 persen dengan angka kematian 18.279 atau 8,8 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mendapat Vaksin Kanker Serviks Gratis: Syarat dan Waktu Pelaksanaannya

Cara Mendapat Vaksin Kanker Serviks Gratis: Syarat dan Waktu Pelaksanaannya

Health | Rabu, 20 April 2022 | 13:20 WIB

Kabar Gembira! Tahun Depan Semua Siswa Perempuan Kelas 5 dan 6 SD Dapat Vaksin HPV Gratis

Kabar Gembira! Tahun Depan Semua Siswa Perempuan Kelas 5 dan 6 SD Dapat Vaksin HPV Gratis

Health | Selasa, 19 April 2022 | 21:47 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Rencanakan Wajib Vaksin Kanker Serviks

Menkes Budi Gunadi Sadikin Rencanakan Wajib Vaksin Kanker Serviks

News | Selasa, 19 April 2022 | 18:53 WIB

Terkini

Baju Terkena Genangan Air Hujan di Jalan Apakah Najis? Ini Penjelasan Fiqihnya

Baju Terkena Genangan Air Hujan di Jalan Apakah Najis? Ini Penjelasan Fiqihnya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak

Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak

Batam | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang

Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus

Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Tayang 5 November, Keira Knightley Kembali Jadi Spy di Black Doves Season 2

Tayang 5 November, Keira Knightley Kembali Jadi Spy di Black Doves Season 2

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

×