Viral Wanita Pasang Denda Ratusan Ribu Bagi Pelaku Body Shaming, Padahal Melakukannya Saja Sudah Berdampak Buruk

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Kamis, 21 April 2022 | 10:01 WIB
Viral Wanita Pasang Denda Ratusan Ribu Bagi Pelaku Body Shaming, Padahal Melakukannya Saja Sudah Berdampak Buruk
Ilustrasi body shaming (Shutterstock)

Suara.com - Viral seorang wanita memiliki cara unik agar tidak mendapat body shaming selama momen Lebaran. Sebab, banyak yang menganggap Lebaran menjadi salah satu momen di mana orang-orang saling mengomentari penampilan.

Dalam sebuah video yang diunggah akun @dunia_kaumhawa terlihat seorang warganet membuat banner besar bertuliskan 12 kalimat yang mengandung body shaming.

Di atas daftar tersebut, tertulis "Dilarang Body Shaming". Bila tetap melakukannya, maka harus membayar denda sebesar Rp 100 ribu.

Banner besar tersebut sengaja dipasang sang pemilik video di ruang tamu rumahnya agar dapat dilihat banyak orang.

Pada sebagian besar orang, body shaming memang bisa menyakiti perasaan.

seorang warga memasang banner dilarang body shaming bagi keluarga yang berkunjung saat lebaran. [bluepeachys / TikTok]
seorang warga memasang banner dilarang body shaming bagi keluarga yang berkunjung saat lebaran. [bluepeachys / TikTok]

Menurut Verywell Mind, body shaming merupakan tindakan mengatakan sesuatu yang negatif tentang penampilan seseorang. Bisa tentang ukuran tubuh, usia, bentuk tubuh, pakaian, maupun daya tarik.

Padahal, body shaming dapat menyebabkan masalah kesehatan mental pada korban, seperti depresi, kecemasan, harga diri rendah, dan gangguan makan.

Bahkan, orang yang mendapat body shaming dapat mengalami dismorfia tubuh, ketika seseorang tidak bisa berhenti memikirkan kekurangannya, dan perasaan membenci tubuhnya sendiri.

Masalah kesehatan mental yang terkait dengan body shaming meliputi:

baca juga
  • Kecemasan
  • Gangguan dismorfik tubuh
  • Depresi
  • Risiko tinggi untuk melukai diri sendiri atau bunuh diri
  • Kualitas hidup yang lebih buruk (karena ketidakpuasan tubuh)
  • Tekanan psikologis

Body shaming juga dapat memperburuk program diet orang-orang dengan berat badan berlebih.

Meski seringnya yang menjadi objek adalah tubuh, tetapi segala komentar negatif tentang setiap aspek tubuh seseorang dianggap sebagai body shaming.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Kena Body Shaming Saat Lebaran, Wanita Ini Pasang Banner Larangan Julid hingga Denda Rp100 Ribu

Takut Kena Body Shaming Saat Lebaran, Wanita Ini Pasang Banner Larangan Julid hingga Denda Rp100 Ribu

Jogja | Rabu, 20 April 2022 | 14:15 WIB

Viral Seorang Wanita Bagikan Cara Jitu agar Tak Peroleh Body Shaming Saat Lebaran

Viral Seorang Wanita Bagikan Cara Jitu agar Tak Peroleh Body Shaming Saat Lebaran

Your Say | Rabu, 20 April 2022 | 11:40 WIB

Tak Takut, Orang ini Malah Berharap Dapat Omongan Body Shaming saat Lebaran, Ternyata Karena ini

Tak Takut, Orang ini Malah Berharap Dapat Omongan Body Shaming saat Lebaran, Ternyata Karena ini

Hits | Rabu, 20 April 2022 | 10:34 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×