Penyakit Kanker Usus yang Diderita Achmad Yurianto Dapat Dicegah dengan Perubahan Gaya Hidup, Seperti Apa?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 25 April 2022 | 18:11 WIB
Penyakit Kanker Usus yang Diderita Achmad Yurianto Dapat Dicegah dengan Perubahan Gaya Hidup, Seperti Apa?
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Mantan Juru Bicara Satgas Covid-19, Achmad Yurianto, sedang istirahat total setelah menjalani serangakaian pengobatan untuk kanker usus yang dideritanya.

Sejak 8 hari lalu, pria 60 tahun ini dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

"Perawatan ini dilakukan secara komprehensif mulai dari dokter digesif, dokter neurologi, dokter saraf, dokter gizi, dokter penyakit dalam, kesimpulannya dilakukan secara tim lah," jelas Kepala RSPAD Gatot Soebroto Letjen TNI dr. Albertus Budi Sulistya, Senin (25/4/2022).

Kanker usus atau kanker kolorektal merupakan jenis kanker yang terjadi di usus besar. Biasanya dimulai dari sel non kanker disebut polip dan seiring waktu bisa berkembang menjadi sel kanker.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Namun, menurut laman Mayo Clinic, kita dapat mengurangi risiko kanker usus dengan melakukan beberapa perubahan gaya hidup, seperti:

1. Makan buah-buahan, sayuran dan biji-bijian

Buah-buahan, sayuran dan biji-bijian mengandung vitamin, mineral, serat dan antioksidan, yang berperan dalam pencegahan kanker.

2. Minum alkohol secukupnya atau tidak sama sekali

Jika Anda memilih untuk minum alkohol, batasi jumlah alkohol yang diminum dengan tidak lebih dari satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas untuk pria.

3. Berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu

Cobalah untuk berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari. Jika sudah lama tidak aktif, mulailah secara perlahan dan tingkatkan secara bertahap hingga bisa mencapai 30 menit.

4 Pertahankan berat badan yang sehat

Jika sudah memiliki berat badan sehat, berusahalah untuk menjaganya dengan menggabungkan pola makan sehat dan olahraga setiap hari.

Bila perlu menurunkan berat badan, tanyakan kepada dokter tentang cara sehat untuk mencapai tujuan tersebut. Setelahnya, meningkatkan jumlah olahraga secara bertahap dan jumlah kalori yang dikonsumsi.

Sementara bagi orang yang memiliki risiko tinggi, lakukan skrining dini untuk mengetahui perkembangan kondisinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Tanda Kanker Usus, Penyakit yang Diderita Mantan Juru Bicara Satgas Covid-19 Achmad Yurianto

Mengenal Tanda Kanker Usus, Penyakit yang Diderita Mantan Juru Bicara Satgas Covid-19 Achmad Yurianto

Health | Senin, 25 April 2022 | 17:21 WIB

Kenali 5 Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit Mantan Juru Bicara Covid-19 dr Achmad Yurianto

Kenali 5 Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit Mantan Juru Bicara Covid-19 dr Achmad Yurianto

Health | Senin, 25 April 2022 | 13:59 WIB

Mantan Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Dirawat Intensif Karena Kanker Usus, Begini Kondisinya Saat Ini

Mantan Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Dirawat Intensif Karena Kanker Usus, Begini Kondisinya Saat Ini

Health | Senin, 25 April 2022 | 12:19 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB