3 Cara Mengobati Cacar Air, Bisa Meredakan Gejala dan Tidak Meninggalkan Bekas Luka

Yasinta Rahmawati

Kamis, 28 April 2022 | 09:46 WIB
3 Cara Mengobati Cacar Air, Bisa Meredakan Gejala dan Tidak Meninggalkan Bekas Luka
Ilustrasi gambar cara mengobati cacar air. (freepik)

Suara.com - Cacar air adalah infeksi virus yang menyebabkan ruam dengan gatal, lepuh berisi cairan yang berkembang di permukaan kulit. Meskipun sebagian besar menyerang anak-anak, cacar air juga dapat berkembang pada siapa saja yang terpapar varicella zoster, terutama bagi yang belum memiliki kekebalan. Adapun cara mengobati cacar air akan diulas di sini.

Diketahui, orang yang sudah pernah sekali mengalami cacar air, maka dia akan kebal terhadap cacar air. Itu artinya, orang yang pernah kena cacar air kemungkinannya sangat kecil untuk terkana cacar air untuk yang kedua kalinya. Selain itu, orang yang telah divaksinasi juga kebal terhadap cacar air.

Umumnya, perawatan standar untuk cacar air pada anak-anak adalah dengan mengamati dan menunggu penyakitnya sembuh. Sembali menunggu, Anda juga bisa melakukan perawatan di rumah yang tepat untuk mengurangi rasa gatal dan gejala lainnya yang ditimbulkan dari cacar air.

Untuk selengkapnya, berikut ini cara mengobati cacar air ala pengotan rumahan yang perlu diketahui yang dilansir dari situs Everyday Health, Rabu (27/4/2022).

1. Kompres Dingin

Kompres dingin salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengobati cacar air. Anda bisa  mengoleskan kain yang dibasahi air dingin ke area yang sangat nyeri atau gatal, dan membiarkannya di tempat selama beberapa menit hingga satu jam, dapat meredakan ketidaknyamanan dan mengurangi godaan untuk menggaruk.

Cacar air
Cacar air

2. Mandi

Mandi dengan air dingin dengan elemen tambahan seperti soda kue, gandum yang digiling atau ditumbuk, atau produk mandi oatmeal komersial, dapat membantu meringankan rasa gatal yang disebabkan oleh cacar air.

Kompres basah dan mandi air dingin mungkin paling efektif untuk menghilangkan rasa gatal jika dilakukan setiap 3-4 jam selama beberapa hari pertama gejala cacar air muncul.

baca juga

3. Makanan Dingin, Lembut, dan Hambar

Luka cacar air di mulut Anda bisa sangat tidak nyaman dan membuat makan dan minum menjadi sulit. Solusinya, Anda dapat meminimalkan ketidaknyamanan dengan makanan yang tidak terlalu panas, mudah dikunyah dan ditelan, serta tidak mengiritasi mulut. Itu berarti menghindari makanan pedas, asin, dan asam.

Penting untuk diketahui, saat terkena cacar air jangan menggaruk pada bagian yang lepuh atau koreng. Sebab, menggaruk dapat menyebabkan jaringan parut, memperlambat proses penyembuhan, dan meningkatkan risiko mengembangkan infeksi kulit sekunder.

Jika anak Anda kesulitan menahan godaan untuk menggaruk, mengenakan sarung tangan dapat membantu, terutama di malam hari. Jangan lupa untuk memotong kuku Anda agar tidak bagian lepuh cacar tidak dilukai oleh kuku Anda yang runcing. 

Demikian informasi mengenai cara mengobati cacar air yang perlu diketahui. Jika cara di atas tidak berhasil untuk meredakan gejala cacar air, Anda bisa segera konsultasikan ke dokter kulit.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengandung Ratusan Ton Bakteri Antraks dan Penyakit Eksotis Lain, Pulau Ini Jadi Tempat Paling Mematikan di Dunia

Mengandung Ratusan Ton Bakteri Antraks dan Penyakit Eksotis Lain, Pulau Ini Jadi Tempat Paling Mematikan di Dunia

Health | Minggu, 17 April 2022 | 14:28 WIB

Penyebab Cacar Air Berikut Cara Mengobatinya

Penyebab Cacar Air Berikut Cara Mengobatinya

Jogja | Jum'at, 11 Februari 2022 | 17:00 WIB

Gejala Cacar Air, Awalnya Ditandai Penurunan Nafsu Makan dan Muncul Bintik Merah

Gejala Cacar Air, Awalnya Ditandai Penurunan Nafsu Makan dan Muncul Bintik Merah

Jogja | Jum'at, 11 Februari 2022 | 16:03 WIB

Terkini

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

×