facebook

Cegah Disfungsi Ereksi, Lelaki Dianjurkan Makan Makanan dengan Gizi Seimbang

M. Reza Sulaiman
Cegah Disfungsi Ereksi, Lelaki Dianjurkan Makan Makanan dengan Gizi Seimbang
Ilustrasi disfungsi ereksi. (Shutterstock)

Disfungsi ereksi bisa menyerang lelaki yang memiliki gaya hidup tidak sehat. Karena itu, cara terbaik mencegahnya adalah dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Suara.com - Disfungsi ereksi bisa menyerang lelaki yang memiliki gaya hidup tidak sehat. Karena itu, cara terbaik mencegahnya adalah dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Dijelaskan Dokter Spesialis Urologi Konsultan Andrologi Urologi dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI), dr.Widi Atmoko, Sp.U (K), disfungsi ereksi ditandai ketidakmampuan seorang pria melakukan ereksi selama tiga bulan secara terus menerus dengan berbagai penyebab mulai dari penyakit diabetes hingga gaya hidup tak sehat.

"Bukan hanya masalah seksual seperti ereksi, tetapi masalah lain seperti jantung juga harus diet sehat. Kaitannya dengan ereksi, kita harus kurangi makanan cepat saji atau fast food, kemudian meningkatkan asupan buah-buahan dan sayuran," ujar dia dalam webinar "Seksualitas Pria: Suami Sehat, Istri Senang" yang diselenggarakan Eka Hospital.

Widi yang juga berpraktik di RSUPN Ciptomangunkusumo itu menyarankan pria membatasi asupan kedelai karena asupan berlebihan dapat menurunkan kadar androgen atau testosteron sehingga menurunkan libido.

Baca Juga: Benarkah Diet Tertentu Bisa Atasi Masalah Ereksi? Ini Kata Ahli

ilustrasi disfungsi ereksi. (Shutterstock)
ilustrasi disfungsi ereksi. (Shutterstock)

Konsumsi kopi secara teratur dikatakan berdampak baik bagi kesehatan seksual karena kopi dapat meningkatkan kadar testosteron sekaligus membantu mengatasi masalah ejakulasi dini atau prematur.

Selanjutnya, coba lakukan detoks tubuh yakni dengan membatasi minuman beralkohol karena alkohol dapat mengganggu persinyalan dalam hormon dan saraf pada kelenjar penis.

Khusus bagi pria yang suka membangun otot, sebaiknya mewaspadai steroid berlebihan. Asupan steroid yang berlebihan memang dapat meningkatkan massa otot tetapi sekaligus menurunkan efek hormon libido.

Berikutnya, sebaiknya setop merokok. Kebiasaan merokok menimbulkan risiko impotensi sebesar 1,8-3 kali lipat.

Widi mengatakan, para pria juga sebaiknya menjaga berat badan normal. Lemak berlebihan yang umum dijumpai pada kondisi obesitas akan mengubah hormon libido atau testosteron menjadi estrogen.

Baca Juga: Bocah 2 Tahun Ini Lahir dengan Diphallia, Dokter Terpaksa Mengangkat Penis yang Paling Besar

"Ketika ini terjadi akan menimbulkan disregulasi atau ketidakseimbangan hormon sehingga mengakibatkan impotensi, gangguan ejakulasi dan hipogonadisme atau masalah kekurangan hormon testosteron," kata dia.

Komentar