Selain Minum Kopi, Ini 5 Faktor yang Bisa Sebabkan Anda Sulit Tidur Nyenyak!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 30 April 2022 | 15:16 WIB
Selain Minum Kopi, Ini 5 Faktor yang Bisa Sebabkan Anda Sulit Tidur Nyenyak!
Ilustrasi tidur (unsplash.com)

Suara.com - Tidur yang cukup dan nyenyak sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Tapi, menghindari minum kopi malam hari tidak cukup untuk membantu tidur yang lebih nyenyak dan cukup.

Karena, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang tidak bisa tidur nyenyak. Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa penyebab seseorang keuslitan tidur nyenyak di malam hari.

1. Pemakaian karpet di kamat tidur

Karpet bisa membuat kamar tidur terlihat cantik dan nyaman, tapi karpet juga menjadi sarang debu yang berpotensi memicu alergi.

Hal ini bisa menyebabkan batuk dan kesulitan bernapas, yang pada gilirannya dapat mengganggu tidur Anda. Jika Anda tidak bisa meninggalkan karpet, Anda bisa memilih karpet kecil yang mudah dibersihkan.

2. Tidur di akhir pekan

Jika Anda bangun lebih awal setiap pagi untuk mulai bekerja tepat waktu, sangat wajar jika Anda ingin menghabiskan beberapa jam ekstra di tempat tidur pada akhir pekan.

Tapi, tidur larut malam beberapa kali seminggu bisa mengganggu ritme sirkadia Anda dan mempengaruhi kualitas tidur dalam jangka panjang. Alih-alih bangun terlambat selama akhir pekan, cobalah tidur pada waktu yang sama dan setelah beberapa minggu.

Ilustrasi tidur (unsplash.com/Kinga Cichewicz)
Ilustrasi tidur (unsplash.com/Kinga Cichewicz)

3. Diet bebas susu

baca juga

Meskipun diet bebas susu baik untuk sebagian orang, tapi menghindari sepenuhnya bisa mempengaruhi kualitas tidur Anda.

Susu salah satu sumber melatonin terbaik, hormon tidur penting yang mengirimkan sinyal ke otak Anda saat waktunya tidur.
Melatonin sering digunakan untuk mengobati insomnia. Jika Anda tidak ingin mengonsumsi suplemen, cobalah minum segelas susu hangat sebelum tidur.

4. Anda mengonsumsi camilan larut malam

Saat Anda merasa lelah di penghujung hari, Anda mungkin tergoda untuk makan sesuatu yang manis sebelum makan.

Tetapi, makan terlalu larut malam dapat memengaruhi tidur Anda dan mencegah Anda mendapatkan tidur yang berkualitas.

Hal ini tidak berarti bahwa Anda harus pergi tidur dengan perasaan lapar. Faktanya, makan 4 jam sebelum tidur bisa membantu tidur lebih cepat.

5. Mandi air panas sebelum tidur

Mandi air panas memang membuat tubuh lebih terasa santai, tetapi mandi tepat sebelum tidur dapat mencegah Anda mendapatkan tidur malam yang nyenyak.

Ketika tubuh Anda mulai mempersiapkan diri untuk istirahat, suhu inti tubuh Anda akan turun, dan mandi air panas larut malam dapat meningkatkan suhu tubuh Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Sebut Waktu Tidur Delapan Jam Sehari Keliru, Lalu Berapa Lama yang Tepat?

Ahli Sebut Waktu Tidur Delapan Jam Sehari Keliru, Lalu Berapa Lama yang Tepat?

Health | Jum'at, 29 April 2022 | 14:28 WIB

Tidur Selama 7 Jam Cukup bagi Orang Paruh Baya, Ini Alasannya!

Tidur Selama 7 Jam Cukup bagi Orang Paruh Baya, Ini Alasannya!

Health | Jum'at, 29 April 2022 | 14:00 WIB

Punya Skoliosis, Ini Cara Aurelie Moeremans Kurangi Masalah di Bagian Tulang Belakangnya

Punya Skoliosis, Ini Cara Aurelie Moeremans Kurangi Masalah di Bagian Tulang Belakangnya

Lifestyle | Kamis, 28 April 2022 | 02:15 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×