Kesehatan Mental yang Buruk Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Kok Bisa?

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 05 Mei 2022 | 18:10 WIB
Kesehatan Mental yang Buruk Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Kok Bisa?
Ilustrasi penyakit jantung. [Envato]

Suara.com - Faktor risiko penyakit jantung tidak hanya kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan tidak olahraga secara teratur.

Kesehatan mental yang buruk juga mempengaruhi tekanan darah dan kesehatan jantung seseorang.

Sebuah studi baru menemukan semua orang harus berhati-hati karena kesehatan mental yang buruk bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Ilmuwan University of South Australia telah menemukan kesehatan mental bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, karena berhubungan dengan variasi tekanan darah dan detak jantung.

Variasi detak jantung yang berkurang (HRV) biasanya terjadi pada orang dengan masalah kesehatan mental. Hal ini menunjukkan bahwa espons stres tubuh buruk memperburuk efek negatif dari stres kronis.

Ilustrasi gangguan kesehatan mental, kecemasan (pexels/Alex Green)
Ilustrasi gangguan kesehatan mental, kecemasan (pexels/Alex Green)

Penelitian yang dipublikasikan di BioMedical Engineering menemukan hubungan kuat antara masalah kesehatan mental dan tekanan darah yang berfluktuasi secara luas, sehingga menyebabkan penyakit kardiovaskular dan kerusakan organ.

Mereka menyelidiki variabilitas tekanan darah (BV) pada individu dengan masalah kesehatan mental, terutama kecemasan atau gangguan kecemasan umum, depresi atau gangguan depresi mayor, dan gangguan panik tanpa hipertensi.

Semua penelitian yang berkaitan dengan BPV jangka pendek menggunakan pemantauan tekanan darah rawat jalan dan di rumah menemukan BPV yang lebih tinggi pada individu dengan depresi atau gangguan panik.

"Masalah kesehatan mental secara signifikan berkaitan dengan peningkatan BPV pada orang dewasa yang lebih muda dan setengah baya," kata penelitian tersebut dikutip dati Express.

baca juga

Semua studi BPV ultra-pendek menggunakan penilaian otonom jantung standar, tekanan darah jari non-invasif terus menerus dan sinyal detak jantung, yang menemukan hubungan antara BPV dan masalah kesehatan mental signifikan.

Tinjauan sekarang ini menemukan bahwa orang dengan masalah kesehatan mental berkaitan dengan peningkatan BPV tanpa memandang usia secara signifikan.

Peneliti UniSA Dr Renly Lim dan rekan dari universitas Malaysia juga menemukan bukti yang jelas bahwa penyakit mental mengganggu fungsi otonom tubuh, termasuk tekanan darah, detak jantung, suhu dan pernapasan.

"Kami meninjau 12 studi pada orang dengan kecemasan, depresi dan ganguan panik tanpa memandang usia menemukan penyakit mental secara signifikan terkait dengan variasi tekanan darah yang lebih besar di siang hari,” kata Dr Lim.

Mereka juga menemukan bahwa orang yang sakit jiwa, detak jantungnya tidak beradaptasi dengan stresor eksternal sebagaimana mestinya.

"Jantung yang sehat bukanlah jantung yyang berdetak seperti metronom. Sebaliknya, ia harus menyesuaikan diri untuk menghadapi tantangan lingkungan dan psikologis. Detak jantung yang terus berubah sebenarnya adalah tanda kesehatan yang baik," jelasnya.

Sedangkan, ekanan sistolik harus turun antara 10 hingga 20 persen untuk memungkinkan jantung beristirahat pada malam hari.

Para peneliti menemukan bahwa pada orang dengan masalah kesehatan mental, tekanan darah mereka cenderung tidak turun pada malam hari.

Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk disfungsi otonom, kualitas tidur yang buruk, dan gangguan ritme sirkadian yang mengatur siklus tidur-bangun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Disfungsi Ereksi yang Sering Terjadi, Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis

Waspadai Disfungsi Ereksi yang Sering Terjadi, Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 20:56 WIB

4 Manfaat Buah Leci bagi Kesehatan, Yuk Simak!

4 Manfaat Buah Leci bagi Kesehatan, Yuk Simak!

Your Say | Rabu, 04 Mei 2022 | 13:35 WIB

4 Bahaya Mengeluh yang Harus Kamu Ketahui

4 Bahaya Mengeluh yang Harus Kamu Ketahui

Your Say | Selasa, 03 Mei 2022 | 14:00 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×