facebook

Update Covid-19 Global: Selandia Baru Temukan Kasus Pertama Omicron BA.5

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati
Update Covid-19 Global: Selandia Baru Temukan Kasus Pertama Omicron BA.5
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Varian Omicron masih mendominasi kasus positif di dunia. Beberapa subvarian dari Omicron juga telah menyebar ke berbagai negara.

Suara.com - Update Covid-19 global per Minggu (8/5/2022) menunjukkan adanya penambahan sebanyak 406.474 kasus positif dan 1.008 kematian dalam sehari.

Tidak ada negara yang melaporkan kasus positif baru lebih dari 50 ribu. Kasus harian terbanyak dilaporkan Jerman, 48.406 kasus. Sedangkan kematian pada pasien Covid-19 terbanyak di Rusia yang melaporkan 132 jiwa.

Tercatat pada situs worldometers, hingga pukul 07.30 WIB akumulasi kasus positif Covid-19 secara global telah mencapai 516,9 juta dengan kematian lebih dari 6,27 juta jiwa. 

Kasus Pertama Subvarian BA.5 di Selandia Baru

Baca Juga: Ahli Temukan Diet Mediterania Bisa Bantu Atasi dan Kontrol Gejala Long Covid-19

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Varian Omicron masih mendominasi kasus positif di dunia. Beberapa subvarian dari Omicron juga telah menyebar ke berbagai negara. 

Selandia Baru mengonfirmasi adanya kasus pertama varian baru Omicron BA.5. Menurut kementerian Selandia Baru, kasus tersebut terdeteksi dari seorang pelancong yang datang dari Afrika Selatan.

Pelancong tersebut tiba di Selandia Baru pada 26 April. Dari hasil tes cepat antara hari kelima dan keenam masa tinggal mereka, dinyatakan positif Covid-19. Berdasarkan pengurutan seluruh genom terkonfirmasi varian BA.5.

"Orang tersebut mengikuti semua persyaratan pengujian dan pelaporan, memungkinkan sub-varian baru ini diidentifikasi dengan cepat, dan sekarang telah menyelesaikan isolasi mereka di rumah," demikian keterangan Kemenkes Selandia Baru, dikutip dari NZHerald.

Diakui bahwa temuan kasus BA.5 tersebut tidak terduga. Meski begitu, tidak akan ada perubahan pengaturan kesehatan yang diperlukan.

Baca Juga: Varian Omicron Lebih Berisiko Rendah Sebabkan Long Covid-19, Ini Temuan Peneliti

"Pada tahap ini, pengaturan kesehatan masyarakat yang sudah ada untuk mengelola varian Omicron lainnya dinilai sesuai untuk mengelola BA.4 dan BA.5," kata lembaga tersebut.

Komentar