4 Klasifikasi WHO Untuk Hepatitis Akut Misterius, Ada Kategori Untuk Kasus Dewasa

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 13 Mei 2022 | 22:15 WIB
4 Klasifikasi WHO Untuk Hepatitis Akut Misterius, Ada Kategori Untuk Kasus Dewasa
Ilustrasi hepatitis akut (Elements Envato)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan empat klasifikasi terkait kasus hepatitis akut misterius yang saat ini tersebar di 20 negara. Klasifikasi penyakit itu umum digunakan sebagai sistem kategori untuk mengelompokkan orang yang terjangkit sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.

Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dr. M. Syahril, Sp.P. menjelaskan klasifikasi pertama biasanya penyakit termasuk kategori terkonfirmasi sakit. Tetapi, khusus penyakit hepatitis akut ini penyebabnya belum bisa dipastikan.

"Penyakit ini baru dan belum diketahui, maka sampai saat ini belum ada kasus konfirmasi," kata dokter Syahril dalam konferensi pers virtual, Jumat (13/5/2022).

Klasifikasi kedua dinamakan probable, yakni seseorang diduga kuat terinfeksi karena ada riwayat kontak dengan pasien sebelumnya.

WHO mendefinisikan kasus probable hepatitis akut misterius ini apabila ditemukan gejala dan tanda hepatitis akut, kadar SGPT/SGOT di atas 500IU/liter, pemeriksaan laboratorium tidak ditemukan penyebab hepatitis A sampai E, dan pasien adalah anak di bawah usia 16 tahun.

"Gejala khasnya itu ada gangguan gastrointestinal yang dikeluhkan oleh pasien atau terlihat oleh keluarga. Yaitu sakit perut, mual sampai muntah, diare, kemudian berlanjut apabila memberat akan timbul kuning di mata atau sklera juga di seluruh tubuh. Disertai dengan urine atau air kencing seperti teh dan BAB pucat keputihan. Pasien bisa mengalami kejang kemudian juga menurun kesadaran," tuturnya.

Klasifikasi ketiga, dinamakan epilink. Segala gejala juga kategorinya sama dengan klasifikasi probable. Hanya saja, klasifikasi ini dikhususkan bagi pasien usia 16 tahun ke atas.

Dokter Syaril menyampaikan, walaupun belum dipastikan, kasus hepatitis akut misterius pada orang dewasa masih ditemukan sedikit di dunia, dibandingkan kasus pada anak-anak.

"WHO membuka suatu klasifikasi yang disebut dengan epilink, yaitu gejalanya sama, kemudian pemeriksaan hepatitis A sampai E juga disingkirkan, tapi usia di atas 16 tahun. Salah satu syaratnya lagi, dia ada kontak dengan pasien. Jadi dengan melihat klasifikasi ini, maka bisa saja suatu saat dia masuk dalam kategori epilink karena kontak dengan pasien, mungkin ibu atau keluarga yang mengasuh anak yang terinfeksi," tuturnya.

baca juga

Klasifikasi terakhir, disebut pending classification, yaitu kasus dengan gejala sama tapi belum ada hasil pemeriksaan terkait hepatitis A sampai E.

Data WHO, penyakit hepatitis akut misterius itu kini telah menjakit 228 anak di 20 negara, termasuk Indonesia.

Dokter Syahril berpesan, masyarakat tidak perlu panik, tapi sebaiknya waspada. Apabila anak mengalami gejala gangguan pencernaan, seperti diarea, mual, muntah, serta demam, disarankan untuk diperiksa ke dokter.

"Dengan mengenal gejala awal, kita bisa menemukan kasus lebih dini dan ditangani sedegera mungkin. Sehingga bisa berpeluang besar menyelamatkan anak," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Sebut Hepatitis Akut Misterius Bisa Disembuhkan

Dokter Sebut Hepatitis Akut Misterius Bisa Disembuhkan

Health | Jum'at, 13 Mei 2022 | 21:55 WIB

Tidak Alami Sesak Nafas, 18 Pasien Hepatitis Akut Misterius di Indonesia Alami Gejala Seperti Ini

Tidak Alami Sesak Nafas, 18 Pasien Hepatitis Akut Misterius di Indonesia Alami Gejala Seperti Ini

Bekaci | Jum'at, 13 Mei 2022 | 20:13 WIB

Apakah Hepatitis Akut Bisa Sembuh Total? Jangan Khawatir, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Apakah Hepatitis Akut Bisa Sembuh Total? Jangan Khawatir, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Health | Jum'at, 13 Mei 2022 | 20:07 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×