Penyebab Mudah Mengantuk Selain Kurang Waktu Tidur

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 15 Mei 2022 | 21:50 WIB
Penyebab Mudah Mengantuk Selain Kurang Waktu Tidur
Ilustrasi gambar penyebab mudah mengantuk. (freepik)

Suara.com - Jika Anda merasa lelah sepanjang waktu, Anda mungkin akan mengalami kantuk berlebihan di siang hari atau kelelahan. Sering mengantuk memang sangat umum terjadi, setidaknya tiga hari seminggu pada 20% populasi orang dewasa. Lantas, apa penyebab mudah mengantuk? Berikut ini ulasannya.

Diketahui, kelelahan klinis berarti kurangnya energi fisik atau mental yang menjadi masalah medis. Biasanya ini tidak berkurang walau dengan istirahat. Selain itu juga tidak mudah diobati atau didiagnosis karena ada banyak kemungkinan penyebabnya.

Penyebab Mudah Mengantuk

Kantuk yang berlebihan dan kurang tidur dapat berdampak signifikan pada kesehatan Anda. Seringkali, kelelahan tidak terkait dengan penyakit serius seperti kanker. Tapi itu bisa menjadi tanda masalah kesehatan lainnya yang signifikan, atau terkait dengan risiko dan masalah lain.

Misalnya, kualitas tidur yang buruk dapat meningkatkan kemungkinan Anda tertidur saat mengemudi. Ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, penambahan berat badan, atau peningkatan rasa sakit kronis.

Melansir dari situs Very Well Health,  berikut ini beberapa penyebab mudah mengantuk yang perlu diketahui:

  • Gaya hidup kurang baik
  • Kondisi medis umum (anemia, autoimun, kanker, diabetes, dan lainnya)
  • Gangguan tidur
  • Efek samping obat
  • Stres dan depresi
  • Bekerja terlalu keras
  • Tidak aktif atau tidak berkegiatan
ilustrasi mudah mengantuk.

Masalah Tidur Pada Remeja dan Pekerja

Mengenai masalah tidur pada remaja, banyak faktor yang berkontribusi terhadap masalah kantuk pada remaja dan dewasa. Namun, biasanya penyebab utamanya adalah mereka tidak cukup tidur dan jadwal tidur yang tidak teratur. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi tidur pada remaja antara lain:

  • Kegiatan sosial dengan teman sebaya yang mengarah ke waktu tidur lebih lambat.
  • Pekerjaan rumah yang harus dilakukan di malam hari.
  • Waktu bangun pagi dilakukan untuk waktu mulai sekolah lebih awal.
  • Orang tua kurang terlibat dalam pengaturan dan penegakan waktu tidur.
  • Pekerjaan, olahraga, atau kegiatan ekstrakurikuler lainnya yang mengurangi waktu yang tersedia untuk tidur.

Sedangkan masalah mengantuk pada pekerja, biasanya sebagian besar pekerja shift kurang tidur selama 24 jam. Kurang tidur paling banyak terjadi pada pekerja shift malam, mereka yang bekerja shift pagi, dan pekerja shift wanita dengan anak-anak di rumah. Sekitar 60 hingga 70 persen pekerja shift mengalami masalah sering mengantuk.

Demikian ulasan mengenai penyebab mudah mengantuk yang perlu Anda perhatikan. Jika Anda mengalami masalah mengantuk atau mengantuk yang berlebihan, segera periksa ke dokter.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Langkah Membuat Diri Tetap Terjaga Meskipun Sudah Mengantuk, Pernah Coba?

5 Langkah Membuat Diri Tetap Terjaga Meskipun Sudah Mengantuk, Pernah Coba?

Your Say | Kamis, 12 Mei 2022 | 09:08 WIB

Pola Tidur yang Buruk Bikin Usaha Penurunan Berat Badan Lebih Sulit, lho!

Pola Tidur yang Buruk Bikin Usaha Penurunan Berat Badan Lebih Sulit, lho!

Health | Jum'at, 06 Mei 2022 | 20:30 WIB

4 Daftar Makanan dan Minuman yang Dapat Membantu Mengatasi Insomnia

4 Daftar Makanan dan Minuman yang Dapat Membantu Mengatasi Insomnia

Your Say | Jum'at, 06 Mei 2022 | 15:28 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB