Studi Inggris Cari Tahu Penyebab Utama Kasus Hepatitis pada Anak, Benarkah karena Adenovirus?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 17 Mei 2022 | 19:36 WIB
Studi Inggris Cari Tahu Penyebab Utama Kasus Hepatitis pada Anak, Benarkah karena Adenovirus?
Ilustrasi anak hepatitis (Freepik)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) baru-baru ini memperbarui penyelidikannya terhadap wabah hepatitis misterius yang menyerang anak-anak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan studi kasus-kontrol yang selesai minggu ini akan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai hubungan adenovirus maupun virus corona Covid-19 dengan hepatitis pada anak-anak.

Pada awal Mei 2022, CDC dan mitra negara bagian menyelidiki 109 anak-anak dengan hepatitis yang belum diketahui asalnya di 25 negara bagian dan teritori.

Datanya menunjukkan lebih dari setengah di antaranya dinyatakan positif adenovirus, yang mana lebih dari 90 persen dirawat di rumah sakit, 14 persen membutuhkan transplantasi hati dan 5 kasus meninggal.

Menurut laporan Medical Xpress, sekitar 18 persen kasus hepatitis di seluruh dunia juga dinyatakan positif virus corona Covid-19.

Ilustrasi Hepatitis (Pixabay)
Ilustrasi Hepatitis (Pixabay)

"Fokus terbesar kami selama seminggu ke depan adalah pengujian serologis untuk mendeteksi paparan sebelumnya dan infeksi virus corona Covid-19," kata Philippa Easterbrook, dari program hepatitis global WHO dikutip dari Fox News.

Easterbrook mengatakan Inggris akan memiliki data pada studi kasus kontrol yang membandingkan apakah tingkat deteksi adenovirus pada anak-anak yang menderita hepatitis berbeda dari anak-anak lain yang dirawat di rumah sakit tanpa hepatitis dalam seminggu.

"Data itu akan sangat membantu mempertajam adenovirus hanya infeksi insidental yang terdeteksi atau ada hubungan kausal dengan kasus hepatitis," jelasnya.

Karena adenovirus digunakan dalam beberapa vaksin Covid-19, ada satu teori yang menunjukkan hubungan antara suntikan vaksin Covid-19 dan wabah hepatitis di Inggris.

Tetapi, adenovirus dalam vaksin Covid-19 ini hanyalah pengangkut yang tidak berbahaya dan sudah dimodifikasi, sehingga mereka tidak bisa mereplikasi atau mneyebabkan infeksi.

"Tidak ada bukti hubungan antara vaksin Covid-19 dan hepatitis. Karena, mayoritas kasus hepatitis menyerang anak usia di bawah 5 tahun, yang mana belum mendapatkan vaksin tersebut," kata Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Hepatitis Misterius, Bayi di Sumut Meninggal Dunia Setelah Sepekan Dirawat

Diduga Hepatitis Misterius, Bayi di Sumut Meninggal Dunia Setelah Sepekan Dirawat

Jogja | Selasa, 17 Mei 2022 | 16:41 WIB

Geger Virus Hendra, Virus yang Diduga dari Kelelawar dan Sebabkan Korban Meninggal Dunia

Geger Virus Hendra, Virus yang Diduga dari Kelelawar dan Sebabkan Korban Meninggal Dunia

Bekaci | Selasa, 17 Mei 2022 | 16:20 WIB

Kemenkes Ungkap Beda Gejala Hepatitis Akut dan Hepatitis Biasa, Apa yang Mesti Diwaspadai?

Kemenkes Ungkap Beda Gejala Hepatitis Akut dan Hepatitis Biasa, Apa yang Mesti Diwaspadai?

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 16:05 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB