facebook

Benarkah Makan Telur Setiap Hari Berbahaya Bagi Tubuh? Ini Faktanya

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar
Benarkah Makan Telur Setiap Hari Berbahaya Bagi Tubuh? Ini Faktanya
ilustrasi telur asin (Pixabay)

Maka tidak heran jika banyak orang mengonsumsi telur setiap hari. Tapi, baikkah mengonsumsi telur setiap hari dan apa dampaknya bagi tubuh?

Suara.com - Telur selama ini dianggap makanan sehat karena mengandung protein yang baik bagi tubuh. Selain itu, telur juga merupakan hidangan yang mudah dioleh. 

Maka tidak heran jika banyak orang mengonsumsi telur setiap hari. Tapi, baikkah mengonsumsi telur setiap hari dan apa dampaknya bagi tubuh? 

Sebuah penelitian yang dilansir dari Mayo Clinic Health System, kolesterol yang ada dalam telur tampaknya tidak berdampak negatif bagi tubuh manusia, dibanding sumber kolesterol lainnya.

Tapi, jika dicampur dengan makanan lain seperti bacon, keju, dan mentega, tentu ini dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.

Baca Juga: Terpopuler Kesehatan: Dampak Makan Telur Setiap Hari, Kadar Kolesterol Normal Dalam Tubuh

ilustrasi telur rebus (Pixabay)
ilustrasi telur rebus (Pixabay)

Kebanyakan orang sehat dapat mengonsumsi telur hingga tujuh telur seminggu. Bahkan, ini tidak memengaruhi kesehatan jantung mereka. Meski begitu, sebagian dari mereka hanya mengonsumsi putih telur dan menghindari kuning telur, walau kuning telur menyediakan beberapa protein tanpa kolesterol.

Sebagaimana yang dilansir dari Australian Eggs, ada beberapa manfaat lainnya bila mengonsumsi telur dalam waktu setiap hari. Ini dia!

Menawarkan Protein Yang Baik Untuk Tubuh

Telur dianggap memiliki sumber protein yang baik untuk tubuh. Protein ini, tentu sangat baik untuk mendukung pertumbuhan, pemulihan, serta pemeliharaan otot yang efektif.

Meningkatkan Kadar Kolesterol Baik

Baca Juga: Hati-hati, Ini yang Terjadi pada Tubuh Kalau Makan Telur Setiap Hari!

Telur dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik untuk tubuh. Tentunya, mengonsumsi telur dalam waktu setiap hari tidak berbahaya, karena tidak menimbulkan resiko bagi jantung.

Komentar