Patuh Minum Obat & Rutin Cek Tekanan Darah adalah Keharusan Bagi Penderita Hipertensi

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:56 WIB
Patuh Minum Obat & Rutin Cek Tekanan Darah adalah Keharusan Bagi Penderita Hipertensi
Ilustrasi mengukur tekanan darah. (Freepik)

Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan. Prevalensi orang yang menderita kondisi ini masih tinggi, baik secara global maupun di Indonesia.

Salah satu faktornya adalah kurangnya kepatuhan minum obat dan kesadaran untuk memonitor tekanan darah secara rutin.

Studi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap bahwa 53 persen wanita dan 62 persen laki-laki atau 720 juta penderita tidak menerima pengobatan yang dibutuhkan.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, hanya separuh (54 persen) penderita hipertensi rutin minum obat, sebanyak 32,27 persen tidak rutin minum obat dan 13,3 persen tidak pernah minum obat sama sekali.

Spesialis jantung Devie Caroline mengatakan bahwa kurangnya kepatuhan minum obat merupakan salah satu alasan tekanan darah penderita hipertensi tidak terkontrol.

Webinar OMRON Healthcare Indonesia (Zoom)
Webinar OMRON Healthcare Indonesia (Zoom)

"Beberapa alasan penderita hipertensi tidak minum obat antara lain karena penderita hipertensi merasa sehat, lupa minum obat, penderita memilih obat tradisional dan selain itu takut efek samping obat," kata Devie, dalam webinar WHD 2022 bertajuk 'Periksa Tekanan Darah Anda Secara Akurat & Kendalikan dengan Kepatuhan terhadap Pengobatan' pada Jumat (20/5/2022).

Karenanya, menurut Devie, perlu adanya beberapa strategi agar penderita hipertensi patuh minum obat.

Berangkat dari masalah ini, OMRON Healthcare Indonesia memiliki tiga inisiatif untuk mengendalikan hipertensi dengan merancang perangkat inovatif, ditandai dengan adanya lebih dari 50 paten teknologi.

Mereka juga melakukan evolusi pengobatan penyakit kronis melalui percepatan layanan Remote Patient Monitoring (RPM), serta mengembangkan teknologi AI untuk menganalisa data vital tubuh.

Alat-alat teknologi tersebut dapat digunakan di rumah untuk mendukung diagnosis dan perawatan pasien hipertensi.

"Kami menantang diri kami sendiri untuk mengembangkan perangkat dan layanan yang memungkinkan orang mendeteksi hipertensi dan aritmia di rumah melalui monitoring," tandas Direktur OMRON Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penderita Tekanan Darah Tinggi Harus Patuh Minum Obat, Kalau Bandel Bisa Beresiko Kena Komplikasi

Penderita Tekanan Darah Tinggi Harus Patuh Minum Obat, Kalau Bandel Bisa Beresiko Kena Komplikasi

Jatim | Jum'at, 20 Mei 2022 | 20:36 WIB

Tidak Hanya Serangan Jantung atau Stroke, Tekanan Darah Tinggi Dapat Menyebabkan Gagal Ginjal

Tidak Hanya Serangan Jantung atau Stroke, Tekanan Darah Tinggi Dapat Menyebabkan Gagal Ginjal

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 16:37 WIB

Tekanan Darah Tinggi Bisa Diturunkan dengan Menjalani Diet DASH, Apa Saja Makanannya?

Tekanan Darah Tinggi Bisa Diturunkan dengan Menjalani Diet DASH, Apa Saja Makanannya?

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 15:31 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB