12 Cara Ajarkan Anak Belajar Membaca yang Seru dan Gak Bikin Bosan

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 23 Mei 2022 | 07:00 WIB
12 Cara Ajarkan Anak Belajar Membaca yang Seru dan Gak Bikin Bosan
Ilustrasi anak dan orangtua sedang belajar (freepik.com/ jcomp)

Suara.com - Membaca jadi salah satu kemampuan awal yang perlu dikuasai anak saat telah menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD). Orangtua bisa saja mengajarkan anak belajar membaca sebelum usianya pas untuk masuk sekolah.

Agar belajar terasa menyenangkan bagi anak, ada sejumlah trik yang bisa dilakukan. Dikutip dari Ruang Guru, berikut 12 cara ajarkan anak belajar membaca.

1. Gunakan Lagu Anak-anak untuk Memperkenalkan Huruf
Lagu anak-anak sangat menyenangkan dan mudah untuk didengar. Sajak dan iramanya akan membantu anak belajar mendengar suara dan suku kata. Sehingga bisa membantu mereka belajar membaca.

Salah satu cara yang baik digunakan untuk membangun keterampilan fonemik adalah dengan bertepuk tangan secara berirama dan melafalkan lagu secara serempak.

ilustrasi anak belajar mandiri (pexels/Helena Lopes)
ilustrasi anak belajar  (pexels/Helena Lopes)

Aktivitas menyenangkan ini akan membantu mengembangkan keterampilan literasi anak yang akan menyiapkan mereka untuk belajar membaca.

2. Membuat atau Membeli Flashcard Huruf
Tahap awal dalam proses belajar membaca adalah mengenalkan anak terhadap huruf terlebih dahulu. Cara memperkenalkannya pun harus menyenangkan dan mudah dicerna agar lebih cepat ditangkap dan dihafal oleh anak.

Agar menarik, bisa gunakan flashcard huruf yang disertai dengan gambar dan warna-warna yang menarik. Perkenalkan cara pengucapkan tiap hurufnya dengan benar, karena ini akan sangat berpengaruh pada cara anak membaca nantinya.

3. Tempelkan Beberapa Poster Huruf dan Kata
Agar anak semakin terbiasa melihat huruf dan susunan kata di kehidupan sehari-hari, bisa ditempelkan beberapa poster di sekeliling area bermain anak.

Tak hanya di rumah, saat bepergian juga bisa menunjukkan huruf yang ada pada papan reklame, baliho, atau rambu lalu lintas. Ini akan membuat anak semakin terbiasa melihat huruf dan bunyi dari kata-kata yang dilihatnya.

4. Bantu Anak Mengucapkan Bunyi Huruf
Tak hanya memperkenalkan bentuk hurufnya, anak juga perlu dibantu dalam memahami bunyi huruf dan cara mengucapkannya. Anak harus tahu cara membaca masing-masing huruf dari A sampai Z.

Ilustrasi orangtua menemani anak belajar (Shutterstock)
Ilustrasi orangtua menemani anak belajar (Shutterstock)

5. Ajari Anak Menghafal Suku Kata
Setelah anak mengenal dan menguasai huruf, selanjutnya tahap perkenalan suku kata. Ajarkan anak untuk menghafal suku kata yang ada di dalam konsonan huruf B sampai Z dan diikuti dengan huruf vokal A, I, U, E, O.

Contohnya ba, bi, bu, be, bo, ma, mi, mu, me, mo, dan seterusnya. Latih anak untuk mengahafal suku kata tersebut secara bertahap.

6. Membaca Suku Kata yang Lebih Variatif
Selanjutnya, mulai mengajarkan anak untuk membaca suku kata yang lebih variatif tapi masih mudah dilafalkan anak dan berakhiran huruf vokal.

Contohnya seperti bu-di, ma-ma, pa-pa, bu-ku, ta-mu, la-ma, dan sebagainya. Hindari untuk memperkenalkan suku kata yang memiliki akhiran huruf mati agar anak bisa fokus menguasai tahap ini terlebih dahulu.

7. Ajarkan Huruf Mati
Jika anak sudah menguasai suku kata yang mudah atau yang berakhiran huruf vokal, maka ia sudah bisa masuk ke tahap berikutnya. Mulai memperkenalkan dan mengajarkan anak dengan huruf mati. Ajarkan juga cara pengucapan gabungan huruf seperti “ny” pada imbuhan -nya, “ng”, dan sejenisnya.

8. Gunakan Blok Huruf
Selain flashcard, penggunaan blok huruf atau phonetic reading blocks dianggap lebih efektif untuk mengajarkan anak membaca, lho. Flashcard dinilai hanya akan membiasakan anak menghafal, sementara blok huruf bisa mengajarkan anak untuk menganalisis masing-masing huruf dan susunan kata.

Cara mengajari anak membaca tanpa mengeja ini dianggap lebih menyenangkan dan membuat anak jauh dari rasa bosan.

9. Tempelkan Label Pada Barang di Rumah
Memberikan label pada benda-benda yang ada di rumah akan membuat anak lebih terbiasa mengenal huruf-huruf dan pengejaan pada barang sehari-hari di sekitarnya.

Tempelkan label berisi nama benda pada perabotan di rumah seperti kursi, meja, buku, lemari, kulkas, pintu, dan sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciri-Ciri Flu Singapura pada Anak dan Pengobatannya, Orangtua Wajib Tahu

Ciri-Ciri Flu Singapura pada Anak dan Pengobatannya, Orangtua Wajib Tahu

Health | Minggu, 22 Mei 2022 | 20:40 WIB

Bocah Minta Ibu Usir Ayah Kandung, Diduga karena Ada Wanita Cantik di Kantor Bapaknya: Buang Aja Suami Mami

Bocah Minta Ibu Usir Ayah Kandung, Diduga karena Ada Wanita Cantik di Kantor Bapaknya: Buang Aja Suami Mami

Hits | Minggu, 22 Mei 2022 | 17:26 WIB

Menyusul Sang Ayah Deddy Corbuzier, Azka Corbuzier Juga Ingin Memeluk Agama Islam

Menyusul Sang Ayah Deddy Corbuzier, Azka Corbuzier Juga Ingin Memeluk Agama Islam

Sumsel | Minggu, 22 Mei 2022 | 16:28 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB