Peneliti Menemukan Penyebab Pembekuan Darah pada Pasien Covid-19, Kuncinya Ada di Protein Lonjakan Virus

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 28 Mei 2022 | 19:56 WIB
Peneliti Menemukan Penyebab Pembekuan Darah pada Pasien Covid-19, Kuncinya Ada di Protein Lonjakan Virus
Ilustrasi pasien Covid-19 yang sedang dirawat. [Istimewa]

Suara.com - Penyebab dari banyak gejala misterius dan berkepanjangan yang disebabkan oleh Covid-19 tetap menjadi teka-teki yang sulit bagi para ilmuwan dan profesional kesehatan.

Para ilmuwan telah meneliti berbagai sistem dalam tubuh untuk menemukan penyebab di balik berbagai gejala jangka pendek dan jangka panjang yang disebabkan SARS-CoV-2.

Sebuah studi baru-baru ini, yang terbit dalam Journal of American Chemical Society, telah memberi 'gambaran' untuk menjelaskan mengapa beberapa orang mengembangkan gejala Covid-19 'rumit' setelah terinfeksi.

Dilansir Times of India, salah satu gejala tersebut adalah pembekuan darah mikro pada penderita long Covid.

Peneliti dari studi baru ini menemukan bahwa amiloid, protein abnormal yang juga diketahui menyebabkan Alzheimer, dapat terbentuk selama infeksi SARS-CoV-2.

Ilustrasi pembekuan darah [Foto: Antara]
Ilustrasi pembekuan darah [Foto: Antara]

Amiloid adalah struktur protein abnormal berserat yang dapat menumpuk di dalam tubuh. Protein ini ada pada beberapa gangguan tubuh, seperti penyakit Alzheimer, aritmia jantung, aterosklerosis dan rheumatoid arthritis.

Dalam studi ini, peneliti berusaha untuk memeriksa apakah protein lonjakan pada SARS-CoV-2 dapat diubah menjadi amiloid dalam tubuh.

Protein lonjakan memainkan peran utama dalam penularan dan evolusi virus corona.

Peneliti pun menemukan bahwa beberapa komponen protein lonjakan berpotensi menghasilkan amiloid.

baca juga

Ketika penulis penelitian menggabungkan protein lonjakan in vitro dengan neutrofil elastase, itu pecah menjadi beberapa bagian yang dapat memproduksi amiloid.

Studi lebih lanjut dalam penelitian ini melihat hubungan antara protein lonjakan dan pembentukan bekuan darah.

Itu terjadi karena fibrin (tugasnya membentuk gumpalan darah) tidak dapat sepenuhnya dihilangkan oleh plasmin (bertugas melarutkan bekuan fibrin) ketika ada lonjakan amiloid. Karenanya, bekuan darah tetap terbentuk.

Namun, pakar penyakit menular di Universitas John Hopkins di Baltimore, Arturo Casadevall, skeptis dengan hasil studi ini.

“Untuk menyimpulkan bahwa struktur amiloid ini bertanggung jawab atas efek neurologis terlalu spekulatif, hanya karena tidak ada bukti bahwa struktur seperti itu dihasilkan selama infeksi pada manusia," kata Casadevall.

Studi ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi hasilnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekurangan Vitamin Tertentu Ganggu Proses Pembekuan Darah, Ini Hubungannya

Kekurangan Vitamin Tertentu Ganggu Proses Pembekuan Darah, Ini Hubungannya

Health | Jum'at, 13 Mei 2022 | 10:47 WIB

Giliran Tunisia Setop Penggunaan Vaksin Janssen, Khawatir Pembekuan Darah

Giliran Tunisia Setop Penggunaan Vaksin Janssen, Khawatir Pembekuan Darah

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 15:42 WIB

Berisiko Pembekuan Darah Langka, BPOM AS Batasi Penggunaan Vaksin Janssen

Berisiko Pembekuan Darah Langka, BPOM AS Batasi Penggunaan Vaksin Janssen

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 12:18 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×