Terjadi Wabah Hepatitis A di Amerika Utara, Produk Stroberi Organik Diduga Jadi Penyebabnya

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 01 Juni 2022 | 15:10 WIB
Terjadi Wabah Hepatitis A di Amerika Utara, Produk Stroberi Organik Diduga Jadi Penyebabnya
Ilustrasi hepatitis akut (Elements Envato)

Suara.com - Sejumlah produk stroberi organik merek FreshKampo di Amerika Utara ditarik dari pasar karena diduga memicu wabah hepatitis A, menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) bersama Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

Sejauh ini, ada 17 orang terinfeksi hepatitis A di Amerika Utara. Sebanyak 12 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, menurut laporan dari FDA. Tidak ada laporan kematian akubat wabah tersebut. 

 "FDA, bersama dengan CDC, Kanada, negara bagian, dan mitra lokal sedang menyelidiki wabah hepatitis A multi-negara di AS dan Kanada yang berpotensi terkait dengan stroberi organik segar bermerek FreshKampo & HEB, yang distribusi antara 5 Maret hingga 25 April," kata FDA melalui media sosial resminya.

FDA menyarankan siapa pun yang membeli stroberi selama periode tersebut dan membekukannya untuk digunakan nanti, atau apabila tidak yakin merek apa yang dibeli, cara terbaik untuk menghindari penyakit sebaiknya membuanh buah tersebut.

Ilustrasi Hepatitis Akut. (Elements Envato)
Ilustrasi Hepatitis Akut. (Elements Envato)

FDA juga menyarankan bagi siapa pun yang mengonsumsi stroberi itu dalam dua minggu terakhir dan belum divaksinasi hepatitis A, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan apakah diperlukan profilaksis pasca pajanan (PEP).

Dikutip dari Fox, PEP terdiri dari pemberian dosis tunggal vaksin Hepatitis A atau imunoglobulin dalam periode paparan 2 minggu. Dosis itu dapat menghasilkan respon imun terhadap virus agar tidak berkembangbiak.

Sementara orang yang sudah divaksinasi hepatitis A atau pernah terinfeksi hepatitis A sebelumnya tidak memerlukan PEP.

Profesor Kedokteran di Divisi Penyakit Hati Departemen Kedokteran, Mount Sinai School of Medicine, di New York City Douglas Dieterich mengatakan bahwa penting untuk divaksinasi hepatitis A, termasuk juga anak-anak. 

Dieterich menjelaskan, hepatitis A adalah jenis peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Individu yang terinfeksi mungkin mengalami sakit selama beberapa minggu hingga beberapa bulan dan biasanya sembuh. 

baca juga

Namun, para ahli kesehatan memperingatkan bahwa dalam beberapa kasus, hepatitis A dapat menyebabkan gagal hati bahkan kematian pada orang tua, atau orang yang memiliki masalah kesehatan serius atau sistem kekebalan terganggu. Juga berbahaya bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit hati seperti hepatitis B atau C. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertambah, 7 Anak di Jakarta Barat Disinyalir Derita Hepatitis Akut

Bertambah, 7 Anak di Jakarta Barat Disinyalir Derita Hepatitis Akut

Jakarta | Selasa, 31 Mei 2022 | 19:00 WIB

Update Hepatitis Akut Jakarta, Bertambah 8 Kasus, Total 45 Orang Terjangkit

Update Hepatitis Akut Jakarta, Bertambah 8 Kasus, Total 45 Orang Terjangkit

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 13:46 WIB

Ngeri! Kanada dan AS Selidiki Infeksi Hepatitis A dari Stroberi Organik

Ngeri! Kanada dan AS Selidiki Infeksi Hepatitis A dari Stroberi Organik

Health | Senin, 30 Mei 2022 | 22:45 WIB

Terkini

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

×