Masalah Kesuburan Paling Umum yang Terjadi di Indonesia

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 02 Juni 2022 | 14:20 WIB
Masalah Kesuburan Paling Umum yang Terjadi di Indonesia
Ilustrasi: Sperma laki-laki. [Pixabay]

Suara.com - Memiliki anak jadi dambaan kebanyakan pasangan suami istri. Tetapi, akibat masalah kesehatan tertentu, sejumlah pasangan bisa kesulitan memiliki momongan walau rutin berhubungan seksual

GM medical bussiness dan operations PT Morula Indonesia dr. Azhar Nurbahri, MD., mengatakan, kesulitan memiliki anak bukan berarti menandakan ada masalah kesuburan pada perempuan tetapi juga erat kaitannya dengan kualitas sperma laki-laki.

"Keinginan punya anak kontribusi bersama, baik calon ibu juga calon ayah. Selama ini pikirnya hanya istri saja. Kalau dari pria paling banyak masalah pada sperma, jadi kondisi tidak memungkinkan punya keturunan."

"Kalau perempuan ada banyak faktor, paling berat karena usia, kalau menikah di atas usia 30 atau 35. Kemudian ada penyakit endrometiosis, PCOS," kata dokter Azhar dalam acara diskusi bersama Alodokter di RSIA Bunda Jakarta, Menteng, Kamis (2/6/2022).

Gangguan kesuburan juga bisa saja terjadi beberapa tahun setelah kelahiran anak pertama. 

"Namanya second child behavior, jadi pernah punya anak, tapi 5 tahun kemudian susah punya anak lagi. Bisa jadi karena ibu makin tua, jadi reproduksi berkurang. Lalu masalah pada laki-laki juga, dulu gak ada masalah sperma jadi ada masalah," tuturnya.

Menurut dokter Azhar, berbagai persoalan itu sering ditemukannya di Indonesia. Sehingga permintaan program bayi tabung juga meningkat dalam beberapa waktu terakhir. 

Walaupun bayi tabung tidak menjamin 100 persen pasutri bisa memiliki anak, menurut dokter Azhar, program tersebut layak dicoba. Sebab, bukan hanya memberikan harapan agar istri bisa hamil, tapi juga bantu mengeliminasi penyakit genetik yang bisa diturunkan. 

"Setiap pasangan dilakukan pemeriksaan lengkap baik pada pria maupun perempuan. Kemudian dilakukan kontrol teratur keduanya. Lalu bisa seleksi penyakit yang jadi masalah, seperti down sindrom dan bisa juga hilangkan penyakit keturunan seperti talasemia," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati Sering Memangku Laptop Bisa Memicu Masalah Kesehatan

Hati-hati Sering Memangku Laptop Bisa Memicu Masalah Kesehatan

Bogor | Kamis, 02 Juni 2022 | 11:01 WIB

Mengenal Anti-Mullerian Hormone, Jenis Pemeriksaan Kesuburan Bagi Kaum Hawa

Mengenal Anti-Mullerian Hormone, Jenis Pemeriksaan Kesuburan Bagi Kaum Hawa

Health | Senin, 23 Mei 2022 | 22:54 WIB

Banyak yang Belum Tahu, Pria Lebih Berisiko Kanker Payudara jika Punya Masalah Kesuburan

Banyak yang Belum Tahu, Pria Lebih Berisiko Kanker Payudara jika Punya Masalah Kesuburan

Jogja | Senin, 23 Mei 2022 | 16:27 WIB

Terkini

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×