Mengenal Anti-Mullerian Hormone, Jenis Pemeriksaan Kesuburan Bagi Kaum Hawa

Risna Halidi | Suara.com

Senin, 23 Mei 2022 | 22:54 WIB
Mengenal Anti-Mullerian Hormone, Jenis Pemeriksaan Kesuburan Bagi Kaum Hawa
Ilustrasi: Infertilitas atau kesuburan yang buruk. [Shutterstock]

Suara.com - Menurut data BKKBN 2020 - berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia, 8 juta dari total 67 juta pasangan usia subur di Indonesia, mengalami gangguan infertilitas atau masalah kesuburan.

Padahal fertilitas atau bisa juga disebut dengan kesuburan merupakan salah satu faktor penting bagi setiap pasangan yang ingin mendapatkan keturunan.

Untuk itu, selama tiga tahun berdiri Pusat, Fertilitas Bocah Indonesia atau PFBI mengajak masyarakat untuk peduli sedari dini terkait masalah kesuburan melalui kampanye bertajuk #YakinSubur.

Yakin Subur merupakan kampanye yang menyasar perempuan Indonesia untuk melakukan pemeriksaan Anti-Mullerian Hormone atau AMH.

Dari hasil pemeriksaan AMH tersebut, nantinya dapat digunakan untuk mengetahui cadangan sel telur yang dimiliki sebagai salah satu proses cek kesuburan dasar terutama bagi perempuan yang ingin merencanakan program hamil.

"Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak perempuan hebat Indonesia untuk tidak takut mengecek kondisi kesuburan bahkan bagi yang sudah menikah dan ingin memeriksakan kesuburan serta perempuan yang akan merencanakan pernikahan," kata Chief Executive Officer PFBI, dr. Pandji Sadar dikutip dari siaran pers, Senin (23/5/2022).

Dengan melakukan pemeriksaan AMH, maka pasangan dan tenaga media dapat segera menentukan penanganan yang tepat sebelum menjalani program hamil.

Kampanye ini diharapkan bisa membuat pasangan khususnya perempuan untuk dapat memahami lebih dalam kondisi kesuburannya dan segera memiliki buah hati dengan menanggulangi masalah kesuburan sejak dini.

"Banyak wanita Indonesia dan Asia yang terlalu lama terbebani dengan stigma yang membuat wanita tidak atau enggan bersuara masalah kesuburan. Sebagai startup dalam bidang infertilitas kami hadir untuk menciptakan revolusi dalam bidang kesehatan dan kesuburan,” tutur dr. Pandji lagi.

Adapun, terdapat dua paket Yakin Subur yang dihadirkan PFBI yaitu Yakin Subur dan Yakin Subur++. Paket terdiri dari pemeriksaan AMH dan mendapatkan free konsultasi online dengan dokter spesialis Obgyn.

Sedangkan Paket Yakin Subur++ terdiri dari pemeriksaan AMH, Analisa Sperma, dan free konsultasi online dengan dokter spesialis Obgyn atau Andrologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak yang Belum Tahu, Pria Lebih Berisiko Kanker Payudara jika Punya Masalah Kesuburan

Banyak yang Belum Tahu, Pria Lebih Berisiko Kanker Payudara jika Punya Masalah Kesuburan

Jogja | Senin, 23 Mei 2022 | 16:27 WIB

Bukan Cuma Masalah Perempuan, Ini 5 Mitos Ketidaksuburan yang Perlu Pria Tahu

Bukan Cuma Masalah Perempuan, Ini 5 Mitos Ketidaksuburan yang Perlu Pria Tahu

Health | Kamis, 19 Mei 2022 | 18:25 WIB

Agar Hasil Lebih Akurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Lakukan Tes Kehamilan?

Agar Hasil Lebih Akurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Lakukan Tes Kehamilan?

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 19:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB