Dokter Ungkap Hal-hal yang Harus Diperhatikan Pasutri Saat Memutuskan Menunda Memiliki Momongan

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 05 Juni 2022 | 14:29 WIB
Dokter Ungkap Hal-hal yang Harus Diperhatikan Pasutri Saat Memutuskan Menunda Memiliki Momongan
Ilustrasi pasangan. (pexels.com/Anete Lusina)

Suara.com - Hamil dan memiliki momongan merupakan dambaan banyak pasangan suami istri. Tetapi keinginan itu bisa terhalang akibat masalah kesuburan atau infertilitas.

Data menunjukkan, pasangan yang mengalami infertilitas di Indonesia setiap tahun meningkat, atau sekitar 10 sampai 15 persen dari jumlah penduduk.

Prevalensi perempuan usia subur yang mengalami infertilitas pun diperkirakan mencapai 6,08 persen. Tertinggi pada usia 20 hingga 24 tahun yaitu sebanyak 21,3 persen.

Sedangkan prevalensi infertilitas terendah pada usia 40 sampai 44 tahun yaitu 3,3 persen.

Di sisi lain, ada juga sejumlah pasangan yang baru menikah dan memilih untuk menunda memiliki momongan. Walaupun keputusan itu hal yang wajar, tetapi ada pula yang perlu diperhatikan.

Dokter spesialis kandungan dr. Indra Anwar, Sp.OG mengatakan, menunda kehamilan bisa menimbulkan risiko hingga masalah kesuburan.

"Menunda dapat memberikan sejumlah dampak seperti menurunnya kesuburan baik laki-laki maupun perempuan," kata dokter Indra melalui siaran pers Morula IVF Jakarta yang diterima Suara.com, Minggu (5/6/2022).

Salah satu penyebabnya adalah karena faktor pertambahan usia. Sementara pada perempuan, bisa terjadi penurunan jumlah sel telur dalam ovarium.

Sedangkan laki-laki, bisa berdampak terhadap kualitas sperma tidak sempurna. Kedua hal tersebut bisa terjadi secara alami akibat penambahan usia serta gaya hidup tidak sehat.

"Terutama pada wanita, penurunan kesuburan akan lebih cepat menginjak usia 35 tahun," ujarnya.

Perempuan hamil di atas usia 40 tahun misalnya, hal itu bisa menimbulkan kesulitan. Sebab melahirkan pada usia tersebut membutuhkan usaha yang lebih keras, terutama pada persalinan normal.

Dokter kandungan dr. Reni Junita, Sp.OG., menambahkan, bertambahnya usia juga akan memengaruhi kondisi fisik dan organ-organ yang ada pada tubuh. Misalnya, rahim yang juga mengalami penuaan.

"Dan kondisi yang tak lagi mungkin menjadi penyebab komplikasi kesehatan atau masalah kesuburan lainnya," jelas dokter Reni.

Tapi di sisi lain, menunda kehamilan juga dapat menjadi langkah yang baik untuk masa depan anak. Sebab, orangtua bisa lebih matang dalam melakukan persiapan, baik secara gaya hidup, mental, dan finansial.

"Ketika ingin memiliki momongan setelah beberapa waktu menunda, sebaiknya tentukan program hamil yang terbaik dengan dokter agar tidak salah langkah, baik melalui inseminasi atau program bayi tabung (IVF)," tambah dr. Sita Daniswati Utari, Sp.OG dari Morula IVF Tangerang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menikah dengan Perut Hamil Tujuh Bulan, Pengantin Wanita Auto Klarifikasi: Korban Pandemi Ini

Menikah dengan Perut Hamil Tujuh Bulan, Pengantin Wanita Auto Klarifikasi: Korban Pandemi Ini

Sumsel | Minggu, 05 Juni 2022 | 13:35 WIB

Anisa Rahma Pamer OOTD di Taman, Baby Bump Mulai Terlihat: Gemes Bumil

Anisa Rahma Pamer OOTD di Taman, Baby Bump Mulai Terlihat: Gemes Bumil

Entertainment | Sabtu, 04 Juni 2022 | 19:12 WIB

Polisi Tangkap Pasutri Penipu Modus Ambil Proposal Masjid di Sumbar

Polisi Tangkap Pasutri Penipu Modus Ambil Proposal Masjid di Sumbar

Sumbar | Sabtu, 04 Juni 2022 | 14:54 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB