Perempuan Lebih Rentan Alami Perburukan Saat Terkena Penyakit Jantung, Apa Sebabnya?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 05 Juni 2022 | 18:19 WIB
Perempuan Lebih Rentan Alami Perburukan Saat Terkena Penyakit Jantung, Apa Sebabnya?
Ilustrasi jantung (Elements Envato)

Suara.com - Penyakit jantung berisiko sebabkan perburukan lebih parah, seperti serangan jantung, pada perempuan daripada laki-laki. Hal tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga secara global.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Pokja Gagal Jantung Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia atau PERKI, dr. Siti Elkana Nauli.

"Bukan hanya di Indonesia saja, tapi di seluruh dunia perempuan itu dijadikan satu faktor risiko sendiri. Kalau dari skoring untuk melihat kematian atau perburukan, nilainya lebih tinggi daripada laki-laki," katanya saat acara webinar beberapa waktu lalu.

Dalam praktik sehari-hari, dr. Nauli mengaku lebih banyak bertemu dengan pasien perempuan dengan kondisi bengkak padapada kaki. Kondisi itu menunjukan adanya hantaran darah ke jaringan perifer yang sudah sangat rendah akibat fungsi pompa jantung yang jelek.

Ia juga menjelaskan, beberapa alasan yang jadi penyebab perempuan lebih rentan alami pemburukan. Misalnya karena beban kesehatan yang harus ditanggung, seperti kehamilan.

"Kehamilan itu jadi beban sendiri bagi jantung, apalagi kalau masih usia produktif. Oleh karena itu, kalau kita lihat ada lebih kurang dari 10 persen populasi perempuan yang menderita gagal jantung disebabkan karena fase gagal jantung pada saat hamil. Entah karena tekanan peningkatan tekanan darah saat hamil ataupun kerusakan otot jantung akibat proses kehamilan," tuturnya.

Sayangya, deteksi dini dari penyakit jantung di Indonesia masih sering terlambat. Selain itu, masyarakat yang sudah mengetahui penyakitnya juga kerap tidak melakukan kontrol ke rumah sakit secara rutin.

"Pasien perempuan yang meninggal di rumah sakit itu lebih banyak dibandingkan pasien laki-laki. Itu data di Jawa dan Sumatera rumah sakit tipe A dan tipe B, jadi artinya kelompok perempuan harus mendapatkan perhatian lebih. Jangan sampai sudah dalam kondisi berat baru berobat," pesannya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendadak Kena Serangan Jantung, Kronologi Jemaah Haji Asal Indonesia Meninggal saat Tiba di Madinah

Mendadak Kena Serangan Jantung, Kronologi Jemaah Haji Asal Indonesia Meninggal saat Tiba di Madinah

News | Minggu, 05 Juni 2022 | 17:40 WIB

Mengapa Perempuan Lebih Mungkin Mati Saat Terkena Serangan Jantung daripada Laki-laki?

Mengapa Perempuan Lebih Mungkin Mati Saat Terkena Serangan Jantung daripada Laki-laki?

Health | Minggu, 05 Juni 2022 | 15:45 WIB

Selain Makan Sehat dan Olahraga, 3 Teknik Pernapasan Ini Bisa Cegah Penyakit Jantung

Selain Makan Sehat dan Olahraga, 3 Teknik Pernapasan Ini Bisa Cegah Penyakit Jantung

Health | Minggu, 05 Juni 2022 | 13:27 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×