Update Covid-19 Global: Singapura Bersiap Hadapi Gelombang Lanjutan Akibat Omicron BA.4 dan BA.5

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 07 Juni 2022 | 07:35 WIB
Update Covid-19 Global: Singapura Bersiap Hadapi Gelombang Lanjutan Akibat Omicron BA.4 dan BA.5
Singapura Bersiap Hadapi Gelombang Lanjutan Akibat Omicron BA.4 dan BA.5. (Unsplash/Jisun Han)

Suara.com - Sepekan pertama pada Juni 2022, update Covid-19 global mencatat penurunan kasus sebanyak 14 persen. Dari sebelumnya 4,08 juta kasus pada dua pekan lalu menjadi 3,5 juta, menurut data pada situs worldometers.

Korea Utara, Amerika Serikat, dan Taiwan menjadi negara yang mendominasi kasus positif mingguan dengan rata-rata di atas 500 ribu dalam sepekan. Meski begitu, ketiga negara tersebut juga telah alami penurunan kasus positif sebanyak 10-24 persen.

Angka kematian akibat infeksi virus corona itu juga turun secara global hingga 18 persen, menjadi 8.320 jiwa dari sebelumnya 10.116 jiwa.

Penambahan kasus Covid-19 harian di dunia per Selasa (7/6/2022) tercatat 298.357 kasus dan kematian 676 jiwa. Akumulasi data Covid-19 global saat ini tercatat ada 535,7 juta kasus positif dengan total kematian lebih dari 6,32 juta jiwa.

Virus corona SARS Cov-2 varian Omicron masih jadi ancaman untuk terjadinya gelombang lanjutan kasus baru. Singapura bahkan bersiap untuk hadapi gelombang Omicron baru yang diperkirakan bisa terjadi pada Juli atau Agustus mendatang.

Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung mengatakan, prediksi itu diperkirakan karena antibodi Covid-19 masyarakatnya mulai berkurang.

Ia juga mengungkapkan kalau pihaknya telah mendeteksi beberapa kasus Covid-19 dari subvarian BA.4 dan BA.5 baru. Meski demikian, jumlahnya masih sedikit.

Infeksi Covid-19 di Singapura masih didominasi akibat subvarian BA.2, kata Ong, merujuk pada variasi Omicron yang merupakan 99 persen dari infeksi lokal yang diurutkan pada bulan April.

"Kami memiliki antibodi yang sangat tinggi, karena vaksinasi. Jadi tidak akan terjadi apa-apa sampai berbulan-bulan kemudian. Tapi, ketika antibodi mulai berkurang, maka Anda bisa melihat BA.4 dan (BA.5) kemungkinan muncul Juli atau Agustus. Itu perkiraan kami,” kata Ong, dikutip dari Channel News Asia.

baca juga

BA.4 dan BA.5 adalah dua subvarian Omicron yang jadi penyebab gelombang Covid-19 saat ini di Afrika Selatan. Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa telah mengklasifikasikannya sebagai varian yang menjadi perhatian.

Singapura mendeteksi tiga kasus komunitas dengan dua subvarian pada Mei, dengan dua kasus terinfeksi varian BA.4 dan satu kasus lokal terinfeksi varian BA.5, kata Depkes.

“Yang terpenting bukan jumlah kasusnya, tapi berapa banyak orang yang jatuh sakit parah. Saya yakin dengan ketangguhan kita yang kuat, kita bisa melewati gelombang BA.4 dan BA.5,” ujar Ong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 6 Juni: Positif 147, Sembuh 103, Meninggal 0

Update COVID-19 Jakarta 6 Juni: Positif 147, Sembuh 103, Meninggal 0

Jakarta | Senin, 06 Juni 2022 | 23:03 WIB

Update Covid-19 Indonesia: Kasus Positif Tambah 342 Orang, 270 Pasien Sembuh, 7 Meninggal Dunia

Update Covid-19 Indonesia: Kasus Positif Tambah 342 Orang, 270 Pasien Sembuh, 7 Meninggal Dunia

News | Senin, 06 Juni 2022 | 15:47 WIB

Update Covid-19 Global: Taiwan Sumbang Kematian Harian Terbanyak

Update Covid-19 Global: Taiwan Sumbang Kematian Harian Terbanyak

Health | Senin, 06 Juni 2022 | 10:27 WIB

Terkini

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

×