Bisa Fatal Akibatnya, Ternyata Ini Beda Pusing dan Sakit Kepala

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 09 Juni 2022 | 18:35 WIB
Bisa Fatal Akibatnya, Ternyata Ini Beda Pusing dan Sakit Kepala
Ilustrasi pusing. (freepik.com/karlyukav)

Suara.com - Pusing termasuk gangguan kesehatan yang sering dialami siapa saja, baik muda maupun lanjut usia. Tetapi, sejumlah orang mungkin kerap menyamakan pusing dengan sakit kepala

Walaupun sama-sama membuat nyeri di kepala, tapi antara pusing dengan sakit kepala sebenarnya berbeda. Pasien perlu bisa membedakan keduanya agar saat periksa diri ke dokter bisa memberikan info yang tepat, sehingga memudahkan diagnosis.

Dokter umum dr. Handri Irawan, MMRS., menjelaskan bahwa umumnya, seseorang merasakan sakit kepala dan pusing dalam waktu yang bersamaan. Beberapa hal dapat menyebabkan kedua gangguan tersebut terjadi, seperti dehidrasi hingga kecemasan.

Menurut dokter Handri, kesalahan membedakan pusing dengan sakit kepala bisa berakibat fatal.

Ilustrasi gambar mengatasi sakit kepala saat puasa. (freepik)
Ilustrasi gambar mengatasi sakit kepala saat puasa. (freepik)

"Mungkin saja gangguan yang menyerangmu hanya salah satu dari kelainan tersebut, tetapi kamu salah mendiagnosisnya sehingga salah mengonsumsi obat," kata dr. Handri, dikutip dari tulisannya pada akun Twitter pribadinya.

Pusing dan sakit kepala sama-sama bisa membuat kepala terasa seperti berputar. Selain itu, gejala yang timbul juga mirip satu sama lain.

Hanya saja perbedannya, pusing menimbulkan rasa sakit pada bagian kepala yang dapat menimbulkan perasaan seperti berputar-putar dan mampu mengganggu keseimbangan tubuh. Pusing juga dapat muncul secara tiba-tiba, kemudian hilang, lalu muncul lagi setelah beberapa saat. 

Ia menjabarkan lebih lanjut perbedaan gejala dari pusing dan sakit kepala, sebagai berikut:

1. Sensasi Seperti Akan Pingsan

Perbedaan antara pusing dan sakit kepala dari sisi gejala adalah tubuh yang merasa akan pingsan secara tiba-tiba. Gangguan tersebut umumnya disebabkan karena tekanan darah yang turun tanpa aba-aba ketika seseorang duduk dalam waktu yang lama lalu berdiri secara mendadak. Hal tersebut terjadi karena pasokan darah ke otak yang tidak cukup. Dalam kasus yang parah, kelainan ini dapat menyebabkan penyakit gagal jantung dan gangguan pada ritme detak jantung.

2. Hilang Keseimbangan

Pusing yang terjadi juga dapat menyebabkan tubuh kehilangan keseimbangan atau limbung. Berbeda dengan sakit kepala, pusing dapat menyerang bagian otak yang berdekatan dengan telinga yang berguna agar tubuh tetap seimbang.

Gangguan ini juga dapat disebabkan banyak hal, seperti penyakit Parkinson, gangguan rangsangan telapak kaki, atau kurang jelasnya penglihatan.

3. Sensasi Berputar

Perbedaan lainnya yang umum dialami adalah sensasi berputar pada kepala. Gejala ini juga merupakan salah satu hal yang biasanya dirasakan oleh seseorang dengan penyakit vertigo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Pusing Urus Kerjaan, Menko Luhut: Mikirin Diri Saya Saja Sudah Susah!

Ngaku Pusing Urus Kerjaan, Menko Luhut: Mikirin Diri Saya Saja Sudah Susah!

News | Kamis, 09 Juni 2022 | 17:54 WIB

Apakah Anemia Bisa Sembuh? Kenali Dulu Penyebabnya

Apakah Anemia Bisa Sembuh? Kenali Dulu Penyebabnya

Health | Kamis, 09 Juni 2022 | 07:35 WIB

Dokter Ungkap Alasan Mengapa Sakit Gigi Bisa Sebabkan Migrain atau Sakit Kepala Sebelah

Dokter Ungkap Alasan Mengapa Sakit Gigi Bisa Sebabkan Migrain atau Sakit Kepala Sebelah

Health | Selasa, 07 Juni 2022 | 14:28 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB