Studi: Orang yang Pernah Alami Penyakit Batu Empedu Berisiko Derita Kanker Pankreas

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 09 Juni 2022 | 18:39 WIB
Studi: Orang yang Pernah Alami Penyakit Batu Empedu Berisiko Derita Kanker Pankreas
Ilustrasi kanker pankreas (Shutterstock)

Suara.com - Peneliti di Boston Medical Center, AS, menemukan bahwa penderita kanker pankreas cenderung pernah menderita penyakit batu empedu pada satu tahun sebelum diagnosis.

Mereka pun bertanya-tanya apakah hubungan tersebut bisa menjadi diagnosis awal dari kanker pankreas, lapor Very Well Health.

Peneliti menggunakan data dari database SEER-Medicare dari tahun 2008 hingga 2015.

Mereka mengidentifikasi pasien yang didiagnosis adenokarsinoma duktus pankreas, salah satu jenis kanker pankreas umum, sekaligus menderita penyakit batu empedu setahun sebelum diagnosis kanker.

Dari 18.700 penderita kanker, sebanyak 4,7 persen juga menderita penyakit batu empedu. Bahkan, 1,6 persen dari mereka menjalani operasi pengangkatan kantong empedu.

Penyakit pankreas bisa menyebabkan masalah kesehatan serius, jangan disepelekan. (Shutterstock)
Ilustrasi kanker pankreas. (Shutterstock)

Namun, bukan berarti batu empedu adalah penyebab kanker pankreas.

Profesor gastroenterologi dan hepatologi di Rumah Sakit dan Klinik Stanford, Walter Park, menanggapi bahwa studi ini masih dalam tahap awal dan rincian penelitiannya tidak diketahui.

"Tampaknya ada pola, tetapi belum tentu kausalitas (sebab-akibat)," ungkap Park, dilansir Very Well Health.

Sementara itu, peneliti utama studi ini Marianna Papageorge, mengatakan bahwa studi ini bisa menjadi pengingat kepada penerita penyakit batu empedu untuk melakukan perawatan lanjutan.

“(Temuan penelitian) harus memotivasi kita untuk memastikan bahwa pasien memiliki perawatan lanjutan yang baik, mereka mengunjungi dokter lebih teratur dan menindaklanjuti dengan ahli bedah jika kantong empedu diangkat," tulis Papageorge.

Ia menambahkan bahwa perawatan lanjutan akan mengarahka pada diagnosis kanker lebih dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Metode Baru untuk Menyembuhkan Diabetes Tipe 1, Transplantasi Pankreas

Peneliti Temukan Metode Baru untuk Menyembuhkan Diabetes Tipe 1, Transplantasi Pankreas

Health | Minggu, 22 Mei 2022 | 18:29 WIB

Sakit Perut Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Kanker Pankreas, Mesti Waspada

Sakit Perut Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Kanker Pankreas, Mesti Waspada

Health | Senin, 16 Mei 2022 | 14:25 WIB

Menderita Sakit Perut Selama 3 Tahun, Ternyata Wanita Ini Menderita Tumor Langka di Pankreas

Menderita Sakit Perut Selama 3 Tahun, Ternyata Wanita Ini Menderita Tumor Langka di Pankreas

Health | Minggu, 13 Februari 2022 | 20:34 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB