Studi: Paparan Bahan Kimia di Wajan Antilengket Meningkatkan Risiko Hipertensi pada Wanita Paruh Baya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 14 Juni 2022 | 18:52 WIB
Studi: Paparan Bahan Kimia di Wajan Antilengket Meningkatkan Risiko Hipertensi pada Wanita Paruh Baya
Ilustrasi kontrol tekanan darah tinggi. (Foto oleh SHVETS production dari Pexels)

Suara.com - Sebuah temuan baru yang terbit di jurnal Hypertension, Senin (13/6/2022), menunjukkan bahwa paparan 'bahan kimia selamanya' atau PFAS meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi pada wanita usia paruh baya.

Temuan didasarkan pada data kesehatan dari 1.000 wanita lebih berusia 45 hingga 56 tahun. Peneliti di University of Michigan mengawasi mereka selama hampir 20 tahun.

Studi ini dirancang untuk mengevaluasi efek kesehatan dari berbagai paparan bahan kimia, termasuk Perfluoroalkyl and polyfluoroalkyl substances (PFAS), lapor Insider.

PFAS merupakan bahan kimia buatan yang banyak digunakan sebagai bahan produk tahan terhadap panas, minyak, noda, atau air. Biasanya terdapat di wajan antilengket.

Dinamai 'bahan kimia selamanya' karena tidak terurai secara alami di lingkungan, yang dapat menyebabkan kontaminasi dalam air minum, tanah, udara, dan makanan yang kita konsumsi.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Akibatnya, banyak orang telah terpapar PFAS dan mungkin memiliki kadar bahan kimia tersebut dalam darah mereka.

Dalam studi ini, wanita berisiko 71 persen terkena hipertensi ketika ada kadar bahan kimia tinggi dalam darah mereka.

Paparan gabungan dari beberapa jenis PFAS lebih memiliiki dampak yang kuat pada tekanan darah. Ini menunjukkan bahwa perlu adanya peraturan untuk beberapa jenis bahan kimia ini.

"Temuan kami memperjelas bahwa strategi untuk membatasi penggunaan PFAS secara luas dalam produk perlu dikembangkan," kata penulis senior Sung Kyun Park.

Ia menyarankan untuk beralihh ke penggunaan bahan alternatif untuk mengurangi insiden tekanan darah tinggi pada wanita paruh baya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Pengidap Hipertensi di Jakarta Barat Meningkat Akibat Rokok

Jumlah Pengidap Hipertensi di Jakarta Barat Meningkat Akibat Rokok

Jakarta | Selasa, 31 Mei 2022 | 15:54 WIB

Jemaah Haji yang Idap Hipertensi Wajib Pilih-pilih Makanan, Dokter: Hindari yang Asin dan Tinggi Garam

Jemaah Haji yang Idap Hipertensi Wajib Pilih-pilih Makanan, Dokter: Hindari yang Asin dan Tinggi Garam

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 15:26 WIB

Kenali 4 Gejala Utama Hipertensi, dari Sakit Kepala Berdenyut hingga Kelelahan Parah

Kenali 4 Gejala Utama Hipertensi, dari Sakit Kepala Berdenyut hingga Kelelahan Parah

Health | Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB