Dea Ananda Sempat Alami Pengentalan Darah saat Hamil, Kenali Penyebab dan Gejalanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 16 Juni 2022 | 17:54 WIB
Dea Ananda Sempat Alami Pengentalan Darah saat Hamil, Kenali Penyebab dan Gejalanya!
Dea Ananda dan Ariel Nidji [Instagra]

Suara.com - Setelah 12 tahu penantian, Dea Ananda akhirnya melahirkan anak pertamanya yang berjenis kelamin perempuan pada 14 Juni 2022. Selama kehamilan pun Dea Ananda sempat mengalami pengentalan darah.

Istri Ariel Nidji itu harus disuntik setiap harinya untuk mengatasi kondisinya. Karena kondisinya yang harus suntik itu membuat tubuh Dea Ananda mengalami biru-biru lebam, karena terlalu banyak bekas suntikan.

Pengentalan darah adalah mekanisme perlindungan tubuh ibu hamil terhadap risiko perdarahan, misalnya ketika keguguran atau setelah melahirkan.

Karena itu, wanita yang hamil sampai 4-5 kali akan lebih berisiko mengalami pengentalan darah atau hiperkoagulasi.

Dilansir dari Alodokter, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko pengentalan darah, antara lain:

  1. Riwayat keluarga mengalami pengentalan darah
  2. Usia lebih dari 35 tahun
  3. Hamil anak kembar
  4. Berat badan berlebih atau obesitas
  5. Merokok
  6. Kurang olahraga
Dea Ananda dan Ariel Nidji saat maternity shoot (instagram/dea_ananda)
Dea Ananda dan Ariel Nidji saat maternity shoot (instagram/dea_ananda)

Kondisi medis tertentu, seperti lupus dan sindrom antifosfolipid juga bisa meningkatkan risiko pengentalan darah.

Rahim yang membesar selama kehamilan bisa menekan pembuluh darah di daerah perut. Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan aliran darah, terutaam pada tungkai dan memperberat pengentalan darah.

Gejala Pengentalan Darah saat Hamil

Pengentalan darah selama kehamilan biasanya baru menimbulkan keluhan setelah menyumbat pembuluh darah. Adapun beberapa gejala pengentalan darah termasuk:

  1. Kram pada kaki saat trimester ketiga
  2. Nyeri perut
  3. Nyeri, bengkak dan kemerahan di area yang mengalami sumbatan
  4. Kulit terasa hangat di sekitar area yang mengalami pengentalan darah
  5. Batuk, nyeri dada dan sesak napas

Jika tak diobati, pengentalan darah bisa meningkatkan risiko ibu hamil mengalami preeklamsia. Bahkan, kondisi ini bisa menimbulkan komplikasi berupa:

  1. Keguguran di awal kehamilan dan kematian janin di atas usia 14 minggu
  2. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin
  3. Gangguan plasenta
  4. Kelahiran prematur
  5. Berat badan bayi lahir rendah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ria Ricis Nangis Merasa Tak Dianggap Ada: Nyari Masalah sama Ibu Hamil!

Ria Ricis Nangis Merasa Tak Dianggap Ada: Nyari Masalah sama Ibu Hamil!

Entertainment | Jum'at, 10 Juni 2022 | 17:39 WIB

KAI Kurang Peka, Eskalator dan Lift Stasiun Mati Bikin Ibu Hamil Kesusahan

KAI Kurang Peka, Eskalator dan Lift Stasiun Mati Bikin Ibu Hamil Kesusahan

News | Jum'at, 10 Juni 2022 | 06:39 WIB

Lift dan Eskalator Stasiun Cakung Tak Kunjung Diperbaiki, Terpaksa Naik Tangga Ibu Hamil Ini Kelelahan Sampai Terduduk

Lift dan Eskalator Stasiun Cakung Tak Kunjung Diperbaiki, Terpaksa Naik Tangga Ibu Hamil Ini Kelelahan Sampai Terduduk

Kalbar | Kamis, 09 Juni 2022 | 12:31 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB