Hati-Hati, 5 Masalah Rambut Ini Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 17 Juni 2022 | 16:14 WIB
Hati-Hati, 5 Masalah Rambut Ini Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan!
Ilustrasi rambut kering (Pixabay/Krzysiek)

Suara.com - Ada banyak masalah rambut, mulai dari berketombe, rambut beruban, penipisan, rambut bercabang hingga kering.

Tapi, tak banyak tahu bahwa semua masalah rambut itu bisa menjadi tanda peringatan adanya masalah kesehatan pada tubuh.

Stres parah biasanya menjadi salah satu penyebab masalah rambut. Tapi, masalah rambut ini juga bisa menandakan kondisi lainnya.

Brenda Lee Intignano, dari merek ekstensi rambut Clip Hair dilansir dari The Sun, mengungkapkan 5 masalah rambut yang menggambarkan masalah kesehatan.

Ilustrasi Rambut Rontok (freepik)
Ilustrasi Rambut Rontok (freepik)

1. Rambut rontok

Rata-rata, orang kehilangan rambutnya sekitar 100 helai ketika keramas. Tapi, para ahli mengatakan rambut rontok yang terlalu banyak hingga tertinggal di bantal saat tidur bisa menandakan telogen effluvium.

Kondisi ini merupakan kerontokan rambut sementara yang bisa terjadi saat seseorang mengalami stres atau trauma. Folikel rambut menghadapi telogen atau dikenal sebagai fase istirahat dari siklus pertumbuhannya.

Perubahan hormonal, melahirkan atau stres bisa menyebabkan telogen effluvium. Penyakit autoimun yang mendasari atau virus seperti Covid-19 juga dapat menjadi pendorong telogen effluvium.

2. Rambut kering

Penggunaan hair dryer yang berlebihan dan sampo bisa menyebabkan rambut kering. Namun, rambut kering yang muncul dengan cepat dan menyebabkan rambut menjadi rapuh mungkin disebabkan kekurangan vitamin E, zat besi atau vitamin C.

Rambut kering adalah salah satu tanda kekurangan vitamin yang paling umum, bersama dengan ketombe dan rambut rontok. Bisul mulut, kelelahan, dan detak jantung tidak teratur juga merupakan tanda bahaya utama.

3. Rambut beruban

Beberapa orang mungkin mengalami rambut beruban karena faktor keturunan. Rambut beruban ini juga bagian dari proses penuaan, karena folikel rambut menghasilkan lebih sedikit pigmen.

Tapi, sebuah penelitian juga menemukan stres yang konsisten dapat memanipulasi DNA, berdampak pada sel-sel yang menghasilkan pigmen untuk rambut. Akibatnya, uban mulai muncul.

4. Ketombe

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelebihan dan Kekurangan Cukur dan Waxing bagi Kulit Tubuh

Kelebihan dan Kekurangan Cukur dan Waxing bagi Kulit Tubuh

Lifestyle | Kamis, 16 Juni 2022 | 14:06 WIB

4 Manfaat Daun Pandan untuk Kesehatan Tubuh dan Keindahan Rambut Kepala

4 Manfaat Daun Pandan untuk Kesehatan Tubuh dan Keindahan Rambut Kepala

Your Say | Minggu, 12 Juni 2022 | 17:44 WIB

Diklaim Ampuh Atasi Ketombe, Ini 5 Manfaat Air Kelapa untuk Rambut

Diklaim Ampuh Atasi Ketombe, Ini 5 Manfaat Air Kelapa untuk Rambut

Lifestyle | Jum'at, 10 Juni 2022 | 18:46 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB