Muncul Covid-19 Subvarian Baru, IDI Minta Pemerintah Kembali Berlakukan Tes PCR dan Antigen untuk Pelaku Perjalanan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 21 Juni 2022 | 13:29 WIB
Muncul Covid-19 Subvarian Baru, IDI Minta Pemerintah Kembali Berlakukan Tes PCR dan Antigen untuk Pelaku Perjalanan
Ilustrasi Tes Antigen (Pixabay)

Suara.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah terkait pengetatan dalam upaya pencegahan Covid-19. Beberapa di antaranya terkait pemakaian masker di luar ruangan juga tes PCR atau antigen bagi pelaku perjalanan.

Anggota Kajian Penyakit Menular IDI Dr. dr. Erlina Burhan mengatakan, tindakan itu perlu kembali digalakan untuk mencegah tertular Covid-19 Omicron subvarian BA.4 dan BA.5.

"Kalau sebelumnya pemerintah memberikan pelonggaran untuk melepas masker seperti di ruangan terbuka, maka PB IDI sekarang menganjurkan itu diubah. Jadi kembali ajak masyarakat memakai masker karena kasus naik."

"Awal Febuari, (kasus harian Covid-19) kita sudah 200-an, sekarang semakin tinggi bahkan di atas 1000 per hari," ujar dokter Erlina dalam diskusi media di kantor PB IDI, Menteng, Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Dokter Erlina berpesan, sebaiknya masyarakat jangan menggunakan masker kain, melainkan masker medis.

Selain itu, rekomendasi tes PCR dan antigem bagi pelaku perjalanan juga penting diberlakukan kembali. Sebab, infeksi Omicron BA.4 dan BA.5 mudah menular juga cenderung ringan bahkan tidak bergejala pada orang yang sudah divaksinasi.

"PB IDI menganjurkan untuk yang traveling dianjurkan kembali untuk melakukan tes PCR atau antigen negatif. Karena BA.4 dan BA.5 ini cepat menular dan (gejala) ringan."

"Kadang orang gak sadar kalau dia sakit padahal tetap menularkan. Kalau orang berada di dalam pesawat, dalam kereta, itu kan lama, jadi pajanan atau paparan virus terus terjadi," jelasnya.

Tiga rekomendasi lainnya, PB IDI meminta pemerintah terus meningkatkan tindakan testing dan tracing Covid-19. Juga mempercepat cakupan vaksinasi booster, terutama pada kelompok rentan seperti orang lanjut usia.

Percepatan vaksinasi booster tersebut tidak hanya menjadi tanggungjawab dari pemerintah pusat. Dokter Erlina mengatakan bahwa setiap kepala daerah juga harus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan cakupan vaksinasi booster.

"Karena secara nasional, cakupan booster kita sekarang baru 23 persen," ungkap Erlina.

Terakhir, dokter spesialis paru di RSPI Sulianti Saroso itu mengingatkan agar masyarakat selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Perilaku hidup bersih dan sehat itu tidak hanya penting untuk pencegahan covid, tetapi juga penyakit menular lainnya seperti tuberkulosis dan influenza," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbanyak di DKI Jakarta! Kasus Covid-19 Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5 Tembus 57

Terbanyak di DKI Jakarta! Kasus Covid-19 Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5 Tembus 57

Health | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:20 WIB

Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Begini Cara Cegah Virus Masuk ke Rongga Tenggorokan

Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Begini Cara Cegah Virus Masuk ke Rongga Tenggorokan

Health | Selasa, 21 Juni 2022 | 12:50 WIB

Warga Vaksinasi COVID-19 Pakai Vaksin Nusantara Tak Perlu Booster, Terawan: Cukup Melawan Omicron

Warga Vaksinasi COVID-19 Pakai Vaksin Nusantara Tak Perlu Booster, Terawan: Cukup Melawan Omicron

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:05 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB