Bukan Sekadar 7-8 Jam, Ini Faktor Penentu Apakah Tidur Malam Berkualitas

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 27 Juni 2022 | 06:26 WIB
Bukan Sekadar 7-8 Jam, Ini Faktor Penentu Apakah Tidur Malam Berkualitas
Ilustrasi tidur malam. (Unsplash.com/ Andisheh A)

Suara.com - Tidur malam jadi waktu yang sangat penting untuk tubuh beristirahat. Apabila kualitas tidur baik sepanjang malam, maka tubuh bisa terasa segar saat terbangun.

Tetapi, seperti apa tidur malam yang dikatakan berkualitas?

Selama ini mungkin kita menghitung jumlah waktu tidur dalam semalam perlu 7-8 jam, agar dikatakan istirahat cukup. Tetapi, lamanya waktu tidur ternyata tidak berarti menentukan kualitasnya juga baik.

Dalam laporan tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Sleep Health, National Sleep Foundation mengumpulkan tim ahli tidur untuk menentukan apa yang menjadi indikasi dari kualitas tidur yang baik.

Dikutip dari Medical Health Today, berikut faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kualitas tidur yang baik pada orang dewasa:

  • Bisa tertidur dalam waktu 30 menit atau kurang setelah berbaring.
  • Total terbangun saat tidur kurang dari 5 menit per malam.
  • Tertidur selama 85 persen atau lebih dari total waktu yang dihabiskan di tempat tidur.
  • Terjaga di malam hari selama kurang dari 20 menit.

Sementara itu, berikut faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kualitas tidur yang buruk:

  • Butuh lebih dari 1 jam untuk tertidur setelah berbaring.
  • Bangun sebanyak empat kali atau lebih per sekali waktu tidur malam.
  • Tidur kurang dari 74 persen dari waktu yang dihabiskan di tempat tidur.
  • Terjaga selama 41 menit atau lebih di malam hari.

Walau sudah ditentukan fakto-faktor di atas, sebuah editorial yang menyertai artikel tersebut juga menyoroti bahwa sulitnya mengukur kualitas tidur karena itu termasuk pengalaman subjektif.

Penelitian lain yang diterbitkan di jurnal Behavioral Sleep Medicine mengikuti 50 peserta selama 2 minggu.

Kualitas tidur seperti yang dirasakan oleh setiap individu dicatat dalam buku harian tidur dan dibandingkan dengan pengukuran yang dilakukan oleh pelacak tidur yang dikenakan di pergelangan tangan, atau actigraph.

baca juga

Studi ini menemukan bahwa dua faktor memberikan kontribusi terbesar terhadap persepsi kualitas tidur peserta, yakni berapa kali seseorang terbangun di malam hari dan berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk tidur pada malam sebelumnya.

"Hubungan antara karakteristik tidur berbasis actigraphy dan kualitas tidur yang dirasakan hanya sederhana," tulis peneliti.

Alat pelacak tidur bisa saja mengukur tidur malam yang nyenyak, tetapi seseorang sebenarnya masih bisa terbangun tengah malam akibat perasaan grogi.

Peneliti menyimpulkan bahwa persepsi tentang kualitas tidur akan tetap bersifat pribadi. Tetapi mungkin perlu diingat juga seberapa cepat tertidur, seberapa sering terbangun di malam hari, berapa lama berbaring sepanjang malam, serta seberapa baik kualitas tidur pada malam sebelumnya, sebelum memberikan penilaian tentang kualitas tidur semalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batuk Akibat Virus Corona Covid-19 Bikin Tak Nyaman, Posisi Tidur Ini Bisa Bantu Meredakan!

Batuk Akibat Virus Corona Covid-19 Bikin Tak Nyaman, Posisi Tidur Ini Bisa Bantu Meredakan!

Health | Sabtu, 25 Juni 2022 | 20:15 WIB

Gegara Lama Tidur Siang, Anak SD Ini Bangun Magrib Bergegas Siap ke Sekolah

Gegara Lama Tidur Siang, Anak SD Ini Bangun Magrib Bergegas Siap ke Sekolah

Your Say | Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:33 WIB

Dianggap Jorok, Tidur Ngiler Ternyata Pertanda Baik, Apa ya?

Dianggap Jorok, Tidur Ngiler Ternyata Pertanda Baik, Apa ya?

Riau | Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:32 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×