Bukan Cuma di Lengan, Ini Area Suntik Vaksin Jika Anak Harus Lakukan Imunisasi Kejar

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 28 Juni 2022 | 13:30 WIB
Bukan Cuma di Lengan, Ini Area Suntik Vaksin Jika Anak Harus Lakukan Imunisasi Kejar
Imunisasi Anak. (pixabay.com)

Suara.com - Anak di bawah usia 5 tahun yang terlambat mendapatkan imunisasi dasar masih bisa dikejar jumlah dosisnya. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) meminta para orangtua untuk melengkapi jumlah dosis imunisasi anaknya.

Imunisasi kejar pada program BIAN akan disediakan 3 jenis vaksin, yaitu OPV (polio tetes), IPV (polio suntik), dan DPT-HB-HIB. Selain ketiga vaksin tersebut, program BIAN juga mencakup pemberian imunisasi tambahan berupa vaksin campak rubela untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun, disesuaikan provinsi domisili.

Anggota Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. DR. dr. Soedjatmiko, Sp.A(K)., mengatakan, ada kemungkinan banyak anak-anak yang perlu mendapatkan vaksin lebih dari satu dalam sekali waktu. 

Hal tersebut karena adanya imunisasi tambahan campak rubela juga untuk mengejar dosis dari imunisasi dasar. 

Ilustrasi imunisasi. (Elements Envato)
Ilustrasi imunisasi. (Elements Envato)

"Bisa jadi anak datang dapat suntikan vaksin campak rubella di lengan kanan atau kiri. Kemudian dia harus mendapatkan vaksin DPT Hepatitis B di paha kiri. Juga dapat IPV di paha kanan dan OPV diteteskan di mulut," paparnya dalam webinar BIAN, Selasa (28/6/2022).

Prof. Soejatmiko menegaskan bahwa pemberian vaksin berbeda secara sekaligus itu aman dan tidak akan mempengaruhi efektivitas vaksin. Hal tersebut telah dipastikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga melalui studi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

Imunisasi kejar seruoa juga telah dilakukan di beberapa daerah, seperti Yogyakarta dan Bangka Belitung. 

"Bagaimana KIPI-nya (efek samping)? Terbukti dari WHO juga penelitian CDC, semua mengatakan bahwa KIPI sama saja. Bukan berarti kalau vaksinnya 4, berarti efeknya jadi 4 kali lipat, tidak. Karena tubuh punya faktor regulasi. Kekebalannya juga sama dengan suntikan tunggal," jelasnya.

Apabila orangtua lupa jumlah dosis terakhir dari imunisasi dasar lengkap anak, Prof. Soejatmiko menyarankan, agar mengulang dari dosis yang paling sedikit.

baca juga

"Misalnya vaksin OPV lupa terakhir 2 atau 3 kali, pilih saja 2. Karena kalau kelebihan (dosis) tidak berbahaya, kalau kurang justru berbahaya karena mungkin kekebalannya sudah habis," kata prof. Soejatmiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santri yang Mengaku Dicabuli Pengasuh Pondok Pesantren di Banyuwangi Bertambah Banyak

Santri yang Mengaku Dicabuli Pengasuh Pondok Pesantren di Banyuwangi Bertambah Banyak

Malang | Selasa, 28 Juni 2022 | 12:58 WIB

Viral Lelaki Lecehkan Anak di Mal, Ini Penyebab Seseorang Bisa Menjadi Pedofil

Viral Lelaki Lecehkan Anak di Mal, Ini Penyebab Seseorang Bisa Menjadi Pedofil

Health | Selasa, 28 Juni 2022 | 12:57 WIB

Prioritaskan Sapi Perah, Sleman Terima Dosis Vaksin PMK Terbanyak di DIY

Prioritaskan Sapi Perah, Sleman Terima Dosis Vaksin PMK Terbanyak di DIY

Jogja | Selasa, 28 Juni 2022 | 12:35 WIB

Terkini

Arti Mimpi Bencana Alam, Pertanda Baik atau Buruk?

Arti Mimpi Bencana Alam, Pertanda Baik atau Buruk?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 20:55 WIB

KPK Sita Dokumen Layanan Pertanahan Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN

KPK Sita Dokumen Layanan Pertanahan Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:55 WIB

Viral Gaya Bicara Diduga Kajari Bandung 'Ngajak Ribut' Bikin Wartawan Naik Pitam

Viral Gaya Bicara Diduga Kajari Bandung 'Ngajak Ribut' Bikin Wartawan Naik Pitam

Video | Kamis, 17 September 2026 | 20:55 WIB

Tiga Orang Tewas, Pemerintah Mulai Kaji Penggunaan Sound Horeg

Tiga Orang Tewas, Pemerintah Mulai Kaji Penggunaan Sound Horeg

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:41 WIB

Timnas Indonesia TC di China, Garuda Muda Siapkan Ujian Jelang Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia TC di China, Garuda Muda Siapkan Ujian Jelang Piala Asia U-20 2027

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 20:39 WIB

Eks Liverpool Sarankan Nama Ini untuk Jadi Pelatih Anyar Kevin Diks Dkk

Eks Liverpool Sarankan Nama Ini untuk Jadi Pelatih Anyar Kevin Diks Dkk

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 20:32 WIB

Belajar Menerima Cinta Lewat Lagu Ketika Cinta Bertasbih Melly Goeslaw

Belajar Menerima Cinta Lewat Lagu Ketika Cinta Bertasbih Melly Goeslaw

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 20:30 WIB

Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur

Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 20:30 WIB

Ada Teman Nonton Baru di Bioskop, Smoothies Creamy Sehat dengan 4 Rasa Menggoda

Ada Teman Nonton Baru di Bioskop, Smoothies Creamy Sehat dengan 4 Rasa Menggoda

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 20:26 WIB

Film Ritual Gaib Tayang Hari Ini di Bioskop, Dinda Hauw Alami Hal Mistis hingga Muntah-Muntah

Film Ritual Gaib Tayang Hari Ini di Bioskop, Dinda Hauw Alami Hal Mistis hingga Muntah-Muntah

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 20:24 WIB

×