Kemenkes: Kasus Campak Naik 15 Persen Selama 2022, Orang Tua Wajib Tahu Bahayanya!

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 29 Juni 2022 | 11:22 WIB
Kemenkes: Kasus Campak Naik 15 Persen Selama 2022, Orang Tua Wajib Tahu Bahayanya!
Ilustrasi Campak [shutterstock]

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengungkapkan bahwa infeksi campak pada anak-anak meningkat 15 persen selama 2022. Kondisi ini merupakan dampak dari penurunan imunisasi dasar anak sejak awal pandemi Covid-19.

"Keadaannya saat ini, untuk campak kejadian yang terkonfirmasi hasil laboratorium tahun 2022 dibandingkan dengan 2021 triwulan pertama, kita naik kasus campak 15 kali lipat," kata Plt. Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes RI Dr. Prima Yosephine, MKM., dalam konferensi pers virtual Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Selasa (28/6/2022).

Data Kemenkes, sekitar 1,7 juta bayi tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap selama periode 2019-2021. Prima mengatakan, walaupun cakupan imunisasi anak sebenarnya sudah tinggi hingga akhir 2019, tetapi masih ada beberapa anak yang belum lengkap karena persentasenya tidak 100 persen.

Penumpukan anak-anak yang tidak memiliki imunisasi lengkap itu akan menyebabkan kekebalan kelompok jadi rendah. Sehingga, bagi anak dengan kekebalan sistem imun lemah akan semakin berisiko terinfeksi.

Prima menyampaikan bahwa Kemenkes RI memiliki target bahwa Indonesia bisa bebas campak pada 2023.

"Tapi, kalau gap imunisasi selama dua tahun ini masih bolong, mimpi kita tahun depan bisa tidak tercapai," kata Prima.

Ia menambahkan bahwa Indonesia juga perlu mempertahankan status bebas polio yang telah diberikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak 2014. Meski begitu, imunisasi polio masih diberikan di Indonesia hingga sekarang karena masih ada potensi penularan dari orang datang dari luar negeri, terutama jamaah haji.

"Negara kita juga sudah mendapatkan pengakuan bahwa bebas polio sejak 2014, aada sertifikatnya dari WHO. Memang belum ada kasus sampai saat ini, tetapi dengan cakupan imunisasi yang rendah kita tahu bahwa imunitas untuk polio pun itu bisa menurun," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota Satgas Imunisasi Anak PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. DR. dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si., mengingatkan, orang tua jangan menganggap enteng penyakit campak.

Ia menegaskan bahwa campak tidak hanya menyebabkan tubuh anak jadi memerah. Pada anak yang belum divaksinasi, infeksi campak bisa sampai membuatnya alami kejang dan radang otak.

"Pada periode 2012 sampai 2017 ada 571 bayi kejang, radang otak akibat campak. Jadi jangan mengira kalau campak hanya merah-merah," tegasnya

Pada periode yang sama, sebanyak 2.853 bayi mengalami radang paru atau pneumonia akibat campak.

"Kalau pun sembuh dia akan cacat, kalau kena radang paru bisa meninggal," ungkap Prof. Soejatmiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Terkena Campak? Ini Yang Harus Dilakukan Bunda

Anak Terkena Campak? Ini Yang Harus Dilakukan Bunda

| Selasa, 28 Juni 2022 | 17:14 WIB

Campak dan Rubella Bukan Penyakit Ringan! IDAI: Efeknya Bisa Kejang Otak dan Cacat

Campak dan Rubella Bukan Penyakit Ringan! IDAI: Efeknya Bisa Kejang Otak dan Cacat

Health | Selasa, 28 Juni 2022 | 16:22 WIB

Ikatan Dokter Anak Sebut Campak, Rubella dan Difteri Masih Menjadi Ancaman di Indonesia

Ikatan Dokter Anak Sebut Campak, Rubella dan Difteri Masih Menjadi Ancaman di Indonesia

Malang | Selasa, 28 Juni 2022 | 16:16 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB