Doyok Sempat Terkena Stroke Ringan, Ini Bedanya dengan Stroke Biasa

Rabu, 29 Juni 2022 | 15:30 WIB
Doyok Sempat Terkena Stroke Ringan, Ini Bedanya dengan Stroke Biasa
Komedian Doyok [Instagram/@doyok178]

Suara.com - Pelawak senior Doyok terserang stroke hingg sempat mengalami perubahan fisik pada tubuhnya beberapa waktu lalu.

Doyok pun sempat dirawat karena stroke ringan di rumah sakit khusus menangani pasien stroke selama sepekan. Kemudian, fisik Doyok kembali normal setelah sebulan.

"Stroke ringan empat bulan lalu," kata Doyok dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (29/6/2022).

Stroke ringan juga dikenal sebagai serangan iskemik transien (TIA). TIA adalah gangguan singkat aliran darah ke bagian otak, sumsum tulang belakang atau retina yang bisa menyebabkan gejala seperti stroke sementara. Tapi, stroke ringan ini tidak merusak sel-sel otak atau menyebabkan cacar permanen.

TIA seringkali merupakan tanda peringatan dini bahwa seseorang berisiko terkena stroke. Sekitar 1 dari 3 orang yang memiliki TIA terus mengalami stroke berikutnya.

Komedian Doyok [Instagram/@doyok178]
Komedian Doyok [Instagram/@doyok178]

Risiko stroke sangat tinggi dalam waktu 48 jam setelah TIA. Dilansir dari Mayo Clinic, adapun gejala TIA yang mirip dengan stroke, seperti:

  1. Mati rasa atau kelemahan otot di satu sisi tubuh
  2. Kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
  3. Pusing atau kehilangan keseimbangan
  4. Penglihatan ganda atau kesulitan melihat pada satu atau kedua mata

Gejala stroke ringan biasanya berlangsung hanya beberapa menit, tetapi bisa bertahan sampai 24 jam.

Karena, gejala stroke ringan dan stroke biasanya identik, Anda perlu mencari bantuan medis.

Dokter Anda mungkin memesan berbagai tes diagnostik, seperti pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) atau pemindaian computerized tomography (CT) untuk membantu menentukan apa yang menyebabkan stroke ringan.

Baca Juga: CDC Memperingatkan Gejala Aneh Cacar Monyet yang Sedang Menyebar di Negara Non Endemik

Anda mungkin juga memerlukan tes, seperti pemantauan irama jantung, magnetic resonance angiography (MRA) atau CT angiography (CTA) untuk mencari kemungkinan penyebab yang berhubungan dengan jantung atau pembuluh darah.

Tergantung pada penyebab yang mendasarinya, Anda mungkin memerlukan obat untuk mencegah pembekuan darah atau prosedur untuk menghilangkan timbunan lemak (plak) dari arteri yang memasok darah ke otak Anda (endarterektomi karotis).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI